Keputusan Pengadilan Pajak Nomor : Put-49591/PP/M.II/16/2013

Tinggalkan komentar

28 Februari 2018 oleh anggi pratiwi

Keputusan Pengadilan Pajak

RISALAH
Putusan Pengadilan Pajak Nomor : Put-49591/PP/M.II/16/2013
JENIS PAJAK
Pajak Pertambahan Nilai
TAHUN PAJAK
2007
POKOK SENGKETA
bahwa yang menjadi pokok sengketa adalah pengajuan banding terhadap Koreksi Dasar Pengenaan Pajak Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa Masa Pajak Agustus 2007sebesar Rp.1.877.822.457,00;
Menurut Terbanding
:
bahwa Terbanding melakukan Koreksi Dasar Pengenaan Pajak Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa Masa Pajak Agustus 2007 sebesar Rp.1.877.822.457,00 berdasarkan analisa pembelian bahan baku/bahan pembantu terdapat penjualan yang belum/tidak dilaporkan tahun 2007 sebesar Rp.16.186.931.766,00, berdasarkan data yang bersumber dari email Pemohon Banding tertanggal 23 Juni 2010 diketahui bahwa terdapat pembelian kemasan sejumlah 422.995 satuan yang kemudian dikalikan dengan harga jual dikurangi diskon 10% sesuai dengan faktur penjualan yang ada, dan dikarenakan pada laporan keuangan Pemohon Banding tidak mencantumkan persediaan bahan pembantu (kemasan) serta tidak adanya kartu/stock pemakaian kemasan, maka Terbanding (Pemeriksa) beranggapan semua pembelian kemasan tersebut terpakai;
Menurut Pemohon
:
bahwa Pemohon Banding tidak setuju dengan Koreksi DPP PPN Masa Agustus 2007 sebesar Rp1.877.822.457,00 karena dasar perhitungan Terbanding (Pemeriksa)yang menetapkan nilai penjualan hanya berdasarkan data jumlah kemasan yang Pemohon Banding beli adalah tidak tepat dan sangat tidak berdasar, serta tidak ada bukti pendukung seperti rincian penjualan, Faktur Penjualan, invoice, bukti penerimaan uang atau data lainnya yang terkait dengan data rekap penjualan tersebut;
Menurut Majelis
:
bahwa menurut Majelis, Terbanding melakukan Koreksi Dasar Pengenaan Pajak Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa Masa Pajak Agustus 2007 sebesar Rp1.877.822.457,00 berdasarkan analisa pembelian bahan baku/bahan pembantu terdapat penjualan yang belum/tidak dilaporkan tahun 2007 sebesar Rp.16.186.931.766,00 berdasarkan data yang bersumber dari email Pemohon Banding tertanggal 23 Juni 2010 diketahui bahwa terdapat pembelian kemasan sejumlah 422.995 satuan yang kemudian dikalikan dengan harga jual dikurangi diskon 10% sesuai dengan faktur penjualan yang ada, dan dikarenakan pada laporan keuangan Pemohon Banding tidak mencantumkan persediaan bahan pembantu (kemasan) serta tidak adanya kartu/stock pemakaian kemasan, maka Terbanding (Pemeriksa) beranggapan semua pembelian kemasan tersebut terpakai;
bahwa Pemohon Banding tidak mencantumkan persediaan bahan pembantu (kemasan) pada Laporan Keuangan, Pemohon Banding dianggap tidak mempunyai kartu/stock pemakaian kemasan sehingga Terbanding beranggapan semua pembelian kemasan tersebut terpakai, sehingga perhitungan Dasar Pengenaan Pajak (DPP) PPN Tahun 2007 menjadi sebagai berikut:
Tahun 2007
DPP
Cfm WP/SPT
Cfm Pemeriksa
Cfm Penelaah
Pebruari
671.565.270
671.565.270
Maret
1.292.882.959
1.292.882.959
April
677.240.050
677.240.050
Mei
1.216.321.807
1.216.321.807
Juni
53.164.636
1.581.418.366
1.581.418.366
Juli
158.679.493
1.293.310.455
1.293.310.455
Agustus
540.927.276
2.620.651.000
2.620.651.000
September
537.128.287
3.232.147.855
3.232.147.855
Oktober
368.486.913
1.881.694.091
1.881.694.091
Nopember
352.690.214
2.648.667.420
2.648.667.420
Desember
290.154.986
1.372.264.298
1.372.264.298
Jumlah
2.301.231.805
18.488.163.570
18.488.163.570
bahwa menurut Majelis, Pemohon Banding tidak setuju dengan Koreksi DPP PPN Masa Agustus 2007 sebesar Rp1.877.822.457,00 karena dasar perhitungan Terbanding (Pemeriksa)yang menetapkan nilai penjualan hanya berdasarkan data jumlah kemasan yang Pemohon Banding beli adalah tidak tepat dan sangat tidak berdasar, serta tidak ada bukti pendukung seperti rincian penjualan, Faktur Penjualan, invoice, bukti penerimaan uang atau data lainnya yang terkait dengan data rekap penjualan tersebut.
bahwa Terbanding (Pemeriksa) tidak mempertimbangkan bahwa dari semua kemasan yang ada tidak semuanya dipakai dalam proses produksi akhir yang akan dijual dikarenakan beberapa ada yang rebranding, kemasan yang rusak, dilakukan proses reformulasi, dan juga untuk riset.
bahwa Terbanding dan Pemohon Banding telah melakukan Uji Bukti untuk sengketa DPP PPN Masa Agustus 2007 sebesar Rp1.877.822.457,00 dan melaporkan Hasil Uji Bukti di persidangan sebagai berikut:
bahwa dalam Uji Bukti Pemohon Banding menyampaikan bukti-bukti pendukung sebagai berikut:
Faktur Penjualan, Surat Jalan, Kartu Piutang,- Rekap penjualan yang terdiri dari kuantitas dan nilai penjualan dan penerimaan pembayaran,- Buku Besar Kas dan Bank,- Kartu Stok Baku dan Kemasan; Bon Pengambilan Bahan Baku dan Kemasan untuk produksi, Bukti Serah Terima Barang Jadi dari produksi ke gudang,- Kartu Stok Barang Jadi di Pusat (Pabrik),- Rebranding,Reformulasi dan Pemakaian Internal,- Berita Acara Pemusnahan dan dilampirkan daftarnya,- Bukti Pembelian Bahan Baku dan Kemasan berupa invoice dan surat jalan dari supplier,- Rekap Pembelian, yang terdiri dari kuantitas dan nilainya,- Rekap, Pembelian Kemasan, Pemakaian untuk Rebranding/Reformulasi/Reject Penjualan dan Stok akhir (periode satu tahun).
bahwa selain itu Pemohon Banding menyampaikan data pendukung atas jumlah omzet penjualan yang sebenarnya berupa:
Data Invoice telah diserahkan tanggal 11 Februari 2011,- Faktur Pajak telah diserahkan tanggal 11 Februari 2011,- L/K telah diserahkan tanggal 11 Februari 2011,- Surat Jalan telah diserahkan tanggal 11 Februari 2011,- Jumlah DPP PPN Rp.742.828.543,00 yang terdiri dari 527 Faktur Penjualan.
bahwa Terbanding menyampaikan pendapat terkait Uji Bukti sebagai berikut:
Faktur Penjualan
Faktur Penjualan bulan Agustus 2007 yg diperlihatkan adalah dari nomor 0001/FK/ICI/VIII/07 tanggal 1 Agustus 2007 sampai dengan 0527/FK/ICI/VIII/07 tanggal 31 Agustus 2007.
Terbanding berpendapat bahwa :
1. bahwa bentuk faktur penjualan yg digunakan tidak lazim digunakan, karena besarnya harga jual tiap jenis barang sudah termasuk diskon dan PPN, dan ketika dicocokkan dengan Faktur Pajak akan terdapat perbedaan harga per jenis barang, karena harga jual per jenis barang yang dicantumkan dalam Faktur Pajak belum termasuk diskon dan PPN,
2. bahwa dasar pemberian diskon tidak jelas, terdapat jenis barang yang sama dengan jumlah penjualan yang sama namun jumlah diskon yang diberikan berbeda,
3.bahwa Terdapat kode dan nama barang yang ditulis tidak lengkap sehingga berbeda dengan kode dan nama barang yang terdapat di dalam surat jalan, yaitu faktur nomor 0304,0305,0307,0311,0331,0332,0333,0334,0335,0338,0341,0344,0368,0392,0397,0400,0402,0407,0418,0419,0420,0421,0424,0425,0444,0433,0451,0452,0463,0463,0464,0465,0466,0469,0470,0472,0473,0484,0483,
4. bahwa terdapat faktur yang tidak ada alamat pembelinya yaitu faktur nomor 0407,0455,0480,0481,0482,0483,0499-0527,
5. bahwa tidak ada nama dan tanda tangan pembuat faktur,
6. bahwa Penomoran faktur dibuat untuk satu bulan saja, sehingga tidak dapat diketahui berapa banyak faktur yg dikeluarkan dalam satu bulan yang sebenarnya,
7. bahwa seluruh pembayaran dilakukan secara tunai melalui sales, namun tidak ada bukti pembayaran dari customer yg diperlihatkan pada saat uji bukti, sehingga Terbanding tidak dapat meyakini kebenaran dari nilai transaksi yang dilaporkan dalam faktur penjualan,
8. bahwa berdasarkan temuan di atas Terbanding menyimpulkan bahwa faktur yg diperlihatkan Pemohon Banding pada saat uji kebenaran materi tidak valid karena tidak diyakini kebenarannya.
Surat Jalan
Surat jalan bulan Agustus 2007 yg diperlihatkan adalah nomor 0001/SJ/ICI/VIII/07 tanggal 1 Agustus 2007s.d. 0527/SJ/ICI/VIII/07 tanggal 31 Agustus 2007.
Terbanding berpendapat bahwa :
  1. Tidak terdapat nama dan tanda terima penerima barang,
  2. Tidak terdapat nama dan tanda tangan pengirim barang,
  3. Penomoran dibuat untuk satu bulan saja, sehingga tidak dapat diketahui berapa banyaksurat jalan yg dikeluarkan dalam satu bulan yang sebenarnya,
  4. Terdapat surat jalan yang tidak ada alamat pembelinya yaitu nomor0407,0455,0480,0481,0482,0483,0499-05275,
  5. Berdasarkan temuan di atas Terbanding menyimpulkan bahwa Surat Jalan yg diperlihatkan Pemohon Banding pada saat uji kebenaran materi tidak valid karena tidak diyakini kebenarannya.
Faktur Pajak Sederhana
bahwa Faktur Pajak Sederhana bulan Agustus 2007 yg diperlihatkan adalah nomor FPS-2007080001 sampai dengan 2007080508.
  1. bahwa Penomoran faktur dibuat untuk satu bulan saja, sehingga tidak dapat diketahui berapa banyak faktur yg dikeluarkan dalam satu bulan yang sebenarnya,
  2. bahwa seluruh pembayaran dilakukan secara tunai melalui sales, namun tidak ada bukti pembayaran dari customer yg diperlihatkan pada saat uji bukti, sehingga Terbanding tidak dapat meyakini kebenaran dari nilai transaksi yang dilaporkan dalam faktur penjualan,
  3. bahwa berdasarkan temuan di atas Terbanding menyimpulkan bahwa faktur yg diperlihatkan Pemohon Banding pada saat uji kebenaran materi tidak valid karena tidak diyakini kebenarannya.
Faktur Pajak Standar
bahwa Faktur Pajak Standar bulan Agustus 2007 yg diperlihatkan adalah nomor 010.000-07.00000014 s.d. 010.000-07.000000032.
  1. bahwa terdapat perhitungan DPP yang keliru, dan terdapat potongan harga yang besarnya berbeda dengan diskon yang terdapat dalam faktur penjualan, yaitu atas nama CV. CJD, PT. ABC, PT. XXX, PT. YYY,
  2. Seluruh pembayaran dilakukan secara tunai melalui sales, namun tidak ada bukti pembayaran dari customer yg diperlihatkan pada saat uji bukti, sehingga Terbanding tidak dapat meyakini kebenaran dari nilai transaksi yang dilaporkan dalam faktur pajak standar,
  3. Berdasarkan temuan di atas Terbanding menyimpulkan bahwa faktur pajak standar yg diperlihatkan Pemohon Banding pada saat uji kebenaran materi tidak valid karena tidak diyakini kebenarannya.
Kartu Piutang
bahwa merupakan rekapitulasi penjualan selama tahun 2007 dari masing- masing customer yang isinya berupa saldo awal ,tanggal pembelian customer, tanggal pembayaran oleh customer, dan saldo akhir.
bahwa Terbanding kesulitan untuk mengetahui berapa banyak jenis barang yang terjual secara keseluruhan karena dalam buku piutang hanya dicantumkan nomor faktur dan nilai rupiahnya saja untuk masing-masing customer.
bahwa dokumen-dokumen yang diperlihatkan pada saat uji kebenaran materi tidak diyakini kebenarannyaoleh Terbanding, karena dibuat oleh pihak intern perusahaan tanpa melibatkan pihak ketiga, sehingga dimungkinkan adanya penjualan yang tidak dilaporkan oleh Pemohon Banding.

http://www.pengadilanpajak.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Hubungi Kami :

Jika ada pertanyaan tentang pajak , silahkan :

Email ke :

info@indonesiantax.com

Whatsapp : 0812 932 70074

%d blogger menyukai ini: