Keputusan Pengadilan Pajak Nomor : Put-52037/PP/M.IXA/19/2014

Tinggalkan komentar

13 Februari 2018 oleh anggi pratiwi

Keputusan Pengadilan Pajak

RISALAH
Putusan Pengadilan Pajak Nomor : Put-52037/PP/M.IXA/19/2014
JENIS PAJAK
Bea dan Cukai
TAHUN PAJAK
2013
POKOK SENGKETA
bahwa yang menjadi pokok sengketa adalah pengajuan banding terhadap Penetapan\ Klasifikasi Pos Tarif, jenis barang Paraquat 42 Percent, negara asal China, Pos Tarif 2933.39.30.00 dengan Tarif Bea Masuk sebesar 0% yang diberitahukan oleh Pemohon Banding dalam PIB Nomor: 053773 tanggal 11 Februari 2013, dan ditetapkan oleh Terbanding menjadi Pos Tarif 3808.93.19.00 dengan Tarif Bea Masuk sebesar 5%;
Menurut Terbanding
:
bahwa yang menjadi pokok sengketa materi dalam upaya hukum ini adalah mengenai koreksi/penetapan Pejabat Bea dan Cukai atas Nilai Pabean sebagaimana Surat Penetapan Tarif dan/atau Nilai Pabean: 003155/NOTUL/KPU-TP/BD.02/2012 tanggal 27 Februari 2013;
Menurut Pemohon
:
bahwa produk yang Pemohon Banding import adalah bahan baku yang dikategorikan dengan HS 2933.39.30.00 adalah bahan baku Paraquat Dichloride yang Pemohon Banding pergunakan untuk pembuatan Herbisida Primaxone Plus 280 SL;
Menurut Majelis
:
bahwa sesuai keputusan Terbanding Nomor: KEP-3138/KPU.01/2013 tertanggal 29 Mei 2013, berdasarkan penelitian terhadap PIB Nomor: 053773 tanggal 11 Februari 2013, dokumen pelengkap PIB serta dokumen pendukung lainnya, maka barang yang diimpor dapat diidentifikasikan sebagai Herbisida dengan bahan aktif 4,4-bypiridine (paraquat), dan kandungan lainnya berupa 2-Methyl pyridine dan aqueous solvent diklasifikasikan ke dalam pos tarif 3808.93.1900 dengan BM 5%;
bahwa menurut Pemohon Banding, tarif pembebanan Herbisida dengan bahwa aktif paraquat dichloride 42% sudah sesuai dengan BTBMI yaitu Pos tarif 2933.39.30.00 dengan BM 0%;
bahwa dalam persidangan, Pemohon Banding menyampaikan bukti pendukung berupa:
  • P.1. Certificate Nomor: 409/Kompes/2011 tanggal 21 April 2011;
  • P.2. Keputusan Menteri Pertanian Nomor: 1548/Kpts/SR.140/3/2011 tanggal 18 Maret 2011 tentang Pendaftaran dan Pemberian Izin Tetap Pestisida;
  • P.3. Statement Letter dari Nanjing red Sun Biochemistry Co., Ltd.;
  • P.4. Certificate of Origin dari Nanjing red Sun Biochemistry Co., Ltd. tanggal Januari 2013;
  • P.5. Material Safety Data Sheet Paraquat dari Red Sun Group Corporation tanggal Februari 2003;
bahwa dalam persidangan, Terbanding menyampaikan bukti pendukung berupa:
  • T.1. Surat Pengajuan Contoh Barang Nomor: S-298/KPU.01/PFPD/2013 tanggal Februari 2013;
  • T.2. Surat Kepala Balai Pengujian dan Identifikasi Barang Nomor: 0189/SHPIB/WBC.07/BPIB/2013 tanggal 26 Februari 2013 perihal Hasil Pengujian dan Identifikasi Barang;
  • T.3. Lembar Penelitian dan Penetapan Tarif (LPPT) tanpa nomor tanggal 26 Februari 2013;
bahwa Majelis melakukan penelitian terhadap bukti pendukung yang terdapat dalam berkas banding, maupun dokumen pendukung yang disampaikan Pemohon Banding dan Terbanding dalam persidangan;
bahwa berdasarkan pemeriksaan Majelis terhadap dokumen impor PIB, Invoice, PackingList, Bill of Lading, dan MSDS, kedapatan bahwa barang yang diimpor adalah Paraquat 42 Percent (42%);
bahwa berdasarkan Hasil Pengujian dan Identifikasi Barang sesuai surat BPIB Jakarta Nomor: S-0189/SHPIB/WBC.07/BPIB/2013 tanggal 26 Februari 2013, menyatakan bahwa Paraquat 42 Percent (42%) diidentifikasi Herbisida dengan bahan aktif 4,4- bypiridine (paraquat), dan kandungan lainnya berupa 2-Methyl pyridine dan aqueous solvent;
bahwa Keputusan Menteri Pertanian Nomor: 1548/Kpts/SR.140/3/2011 tanggal 18 Maret 2011 tentang Pendaftaran dan Pemberian Izin Tetap Pestisida, pada Lampiran II nomor urut 62 tercantum ”PRIMAXONE 276 SL* Paraquat diklorida:276 g/l (setara dengan parakuat: 200g/I), pada kolom 3 dinyatakan Herbisida kontak purna tumbuh berbentuk larutan dalam air;
bahwa Certificate Nomor: 409/Kompes/2011 tanggal 21 April 2011 yang diterbitkan oleh Direktorat Pestisida Kementrian Pertanian, dengan nama barang Paraquat diklorida:276 g/l;
bahwa berdasarkan uraian tersebut di atas, berdasarkan identifikasi barang, Majelis berpendapat bahwa Paraquat 42 Percent (42%) merupakan Herbisida dengan bahan aktif paraquat dichloride diklasifikasikan ke dalam Pos Tarif 3808.93.19.00 dengan Bea Masuk 5%;
MENIMBANG
bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut di atas, Majelis berkesimpulan bahwa barang impor berupa Paraquat 42 Percent, negara asal China, Pos Tarif 2933.39.30.00 dengan Tarif Bea Masuk sebesar 0% yang diberitahukan oleh Pemohon Banding dalam PIB Nomor: 053773 tanggal 11 Februari 2013 merupakan Herbisida dengan bahan aktif paraquat dichloride diklasifikasikan ke dalam Pos Tarif 3808.93.19.00 dengan Tarif Bea Masuk sebesar 5%. Oleh karenanya, Majelis berpendapat untuk menolak permohonan banding Pemohon Banding dan menetapkan Klasifikasi Pos Tarif atas jenis barang Paraquat 42 Percent, negara asal China, yang diberitahukan oleh Pemohon Banding dalam PIB Nomor: 053773 tanggal 11 Februari 2013 menjadi Pos Tarif 3808.93.19.00 dengan Tarif Bea Masuk sebesar 5% sesuai dengan keputusan Terbanding Nomor: KEP-3138/KPU.01/2013 tertanggal 29 Mei 2013;
bahwa terhadap Putusan Pengadilan Pajak tersebut di atas, satu orang Hakim Pengadilan Pajak Majelis IXA, nama: Sudirman.S.SH.,MH. Menyatakan pendapat atas pemeriksaan materi sengketa banding sengketa Pajak yang berbeda sebagai berikut:
bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap Keputusan Terbanding, Surat Banding Pemohon Banding, Penjelasan Tertulis pengganti Surat Uraian Banding, Penjelasan Tertulis pengganti Surat Bantahan, penjelasan Terbanding dan Pemohon Banding dalam persidangan, dan bukti-bukti yang ada serta pengetahuan Hakim dalam peraturan perundang-undangan yang terkait dalam sengketa ini, Saya berpendapat sebagai berikut:
bahwa yang menjadi sengketa banding adalah penetapan Terbanding KEP- 3138/KPU.01/2013 tertanggal 29 Mei 2013 yang penolakan Keberatan Pemohon Banding terhadap SPTNP Nomor: SPTNP-003155/NOTUL/KPU-TP/BD.02/2013 tanggal 27 Februari 2013 dengan tagihan sebesar Rp112.413.000,00 (seratus dua belas juta empat ratus tiga belas ribu rupiah). SPTNP diterbitkan atas PIB Nomor: 053773 tanggal 11 Februari 2013 yang menetapkan jenis barang Paraquat 42% Tech ke dalam Pos Tarif 3808.93.10.00 BM 5%;
bahwa alasan Terbading berdasarkan surat dari Balai Pengujian dan Identifikasi Barang Jakarta (BPIB) Nomor: S-0189/SHPIB/WBC.07/BPIB/2013 tanggal 26 Februari 2013 yang menyebutkan identitas contoh aju yang diterima oleh laboratorium uraian barang Paraquat 42% bentuk fisik cairan berwarna hijau, deskripsi hasil pengujian dan identifikasi: dari data hasil FTIR dan GCMS memperlihatkan bahwa contoh uji memiliki kandungan 4,4’-bypiridine (paraquat), 2-methyl pyridine dan aqueous solvent.
Contoh uji dapat berfungsi sebagai herbisida.
Contoh uji larut dalam air dan tidak larut dalam khloroform.
Cotoh uji dapat berfungsi sebagai herbisida.
Kesimpulan dan Pendapat:
Contoh uji merupakan herbisida dengan bahan aktif 4,4’- bypiridine (paraquat) dan kandungan lain berupa 2-methyl pyridine dan aqueous solvent;bahwa Pemohon Banding sangat keberatan atas dasar keputusan tersebut yang menetapkan pos tarif untuk Paraquat 42% TECH dari pos tarif/HS 2933.39.3000 (bahan teknis sebagai bahan baku) yang ditetapkan oleh Terbanding menjadi barang jadi herbisida ke dalam pos tarif/HS 3808.50.3000 (formulasi Herbisida sebagai barang jadi siap pakai);
bahwa penambahan emetic adalah suatu zat yang harus ditambahkan karena memang suatu keharusan bahwa paraquat harus ada zat emetic yang berfungsi sebagai pemuntah untuk mengurangi toksitas dan keamanan dalam penyimpanan dan pengirimgan serta TECH atau Technical = suatu bahan yang memiliki konsentrasi lebih tinggi untuk kemudian diformulasi kembali oleh formulator agar sesuai standar yang diinginkan kemudian baru dijual dan dipasarkan dan paraquat banyak diimpor oleh banyak importer pestisida adalah yang memiliki kadar 42%, karena kadar tersebut yang paling effisien untuk disentesis, jadi 42% dari hasil sintesis paraquat;
bahwa dalam mengklasifikasi barang diatur berdasarkan Ketentuan Umum Menginterpretasi Harmonized System (KUMHS), yang antara lain menyebutkan:
catatan 1 “Judul dari Bagian, Bab dan Sub-bab dimaksudkan hanya untuk mempermudah referensi saja; untuk keperluan hukum, klasifikasi harus ditentukan berdasarkan uraian yang terdapat dalam pos dan berbagai Catatan Bagian atau Bab yang berkaitan serta berdasarkan catatan ketentuan berikut ini, asalkan pos atau catatan tersebut tidak menentukan lain.”
catatan 3 ”apabila dengan menerapkan ketentuan 2(b) atau untuk berbagai alasan lain, barang yang dengan pertimbangan awal dapat diklasifikasikan dalam dua pos atau lebih, maka klasifikasinya harus diberlakukan sebagai berikut:
(a) Pos yang memberikan uraian yang paling spesifik, harus lebih diutamakan dari pos yang memberikan uraian yang lebih umum, dst.”
bahwa dasar penetapan yang digunakan Terbanding dalam sengketa ini adalah hasil laboratorium dari Terbanding yaitu Balai Pengujian dan Identifikasi Barang Jakarta (BPIB) Nomor: S-0189/SHPIB/WBC.07/BPIB/2013 tanggal 26 Februari 2013 dengan hasil: contoh uji memiliki kandungan 4,4’-bypiridine (paraquat), 2-methyl pyridine dan aqueous solvent, tetapi dari hasil uji laboratorium Terbanding tidak menyebutkan atau merinci berapa jumlah kandungan paraquat dichloride yang terdapat dalam contoh yang diuji;
bahwa berdasarkan penjelasan Terbanding dalam Surat Uraian Banding (SUB) menyebutkan bahwa berdasarkan penelitian data di atas barang yang dii por merupakanherbisida dengan bahan aktif paraquat sebanyak 42% dan material lainnya 58%;
bahwa dari hasil uji laboratorium Terbanding yang tidak menyebutkan atau merinci jumlah kandungan paraquat dichloride yang terdapat dalam contoh yang diuji, seharusnya Terbanding tidak langsung menggolongkan Paraquat 42% TECH kedalam Pos Tarif 3808.93.10.00 berdasarkan SUB barangyang diimpor adalah herbisida dengan bahan aktif paraquat sebanyak 42% dan material lainnya 58%, karena bahan baku teknis Paraquat 42% TECH yang diimpor Terbanding harus diformulasikan lebih dulu sehingga hasilnya dapat digolongkan sebagai Herbisida dengan kandungan paraquat dicloride 276 SL (setara dengan ion paraquat 200 g/L) dengan kadar 24% SG 1.080 sesuai Izin Tetap Formulasi Herbisida Primaxone 276 SL dari Menteri Pertanian;
bahwa Pemohon Banding merupakan Produsen Pestisida berizin yang salah satunya memproduksi Herbisida dengan menggunakan bahan baku Teknis Paraquat 42% TECH yang diformulasikan menjadi paraquat dicloride 276 SL sesuai izin dari Kementerian Pertanian;
bahwa secara garis besar Herbisida Paraquat dapat dibedakan berdasarkan prosesnya, yaitu:
bahan teknis Paraquat ini sebagai bahan baku, contoh Paraquat 42% TECH, bahan teknis Paraquat ini sebagai bahan baku untuk membuat suatu formulasi Herbisida karena sifat yang dimiliki tidak bisa dipergunakan langsung sebagai Herbisida, tetapi harus diformulasi terlebih dahulu dengan berbagai bahan lain seperti bahan pelarut (air), bahan perata surfactan (Grnagen CAB), bahan pemuntah (emetic agent) animo-4-5dihydro-6methyl-4 propyl-5triazole-(1,5-a) bahan pewarna (direct opper) pyrimidin-5-one dan lain-lain;
formulasi Herbisida Paraquat, contoh merek dagang Primaxone 276 SL dengan kandungan paraquat dicloride 276 SL (setara dengan ion paraquat 200 g/Herbisida ini merupakan barang jadi yang telah diformulasi dengan berbagai macam bahan lain dan telah dikemas untuk diedarkan untuk penjualan eceran ke pengguna (petani dan pekebun);
Paraquat Tech 42%=visco 25-50 cps dengan SG 1.128 Formulasi Produk PT CBA =170-200 cps dengan kadar dibawah 42% misalnya 24% SG 1.080;
bahwa berdasarkan Material Safety Data Sheet (MSDS) dari Nanjing Red Sun Biochemiustry Co.,Ltd. Bahwa komposisi Paraquat 42% Tech:440.PNG
dan Certificate of Origin dari Nanjing red Sun Biochemistry Co., Ltd.
Dan Statement Letter dari Nanjing Red Sun International Trading. Co.,Ltd. Menyatakan bahwa Paraquat 42% Tech adalah salah satu bahan baku yang diproduksi oleh Nanjing Red Sun International Trading Co Ltd. dengan warna clear and brown or green liquid dengan slight odor atau pyridine odor, jenis barang adalah Paraquat 42% Tech H.Code 2933.39, data dan fakta tersebut memperjelas bahwa barang yang menjadi sengketa adalah Paraquat 42% Tech yang merupakan bahan baku teknis diklasifikasikan ke dalam Pos Tarif 2933.39.30.00 sebagai Garam Paraquat;
bahwa untuk memperjelas perbedaan Paraquat sebagai bahan teknis (sebagai bahan baku Herbisida) dan Paraquat sebagai Herbisida barang jadi, Pemohon Banding lampirkan keterangan dan penjelasan dari instansi pemerintah yang berkaitan langsung dengan proses registrasi dan proses produksi sebagai berikut:
a. Izin Tetap Bahan Teknis Paraquat Diklorida 42%, dari Menteri Pertanian;
b. Izin Tetap Formulasi Herbisida Primaxone 276 SL, dari Menteri Pertanian;
c. Izin merek Primaxone 276 SL dari Kementrian Hukum dan HAM.
bahwa berdasarkan keterangan dan ijin tersebut sangat jelas bahwa Bahan Teknis Paraquat Diklorida 42% Tech dipergunakan sebagai bahan baku untuk membuat formulasi Herbisida Paraquat sebagai barang jadi dengan nama dagang Primaxone 276 SL (setara dengan ion Paraquat 200g/l);
bahwa Paraquat 42% TECH bahan teknis Paraquat masih merupakan bahan baku untuk pembuatan barang jadi Herbisida. Terbanding memproduksi barang jadi Herbisida dengan dengan merek Primaxone 276 SL dengan kandungan paraquat dicloride 276 (setara dengan ion paraquat 200 g/L) yang sudah siap untuk digunakan oleh petani atau pekebun, oleh karenanya Paraquat 42% TECH yang masih merupakan bahan baku teknis untuk herbisida digolongkan sebagai garam paraquat yang disebutkan secara terperinci di dalam Pos Tarif 2933.39.30.00 dengan Pembebanan Bea Masuk sebesar 0%, oleh karenanya penetapan Terbanding atas Paraquat 42% TECH ke dalam Pos Tarif 3808.93.10.00 dengan Tarif Bea Masuk sebesar 5%, dibatalkan;
berdasarkan pertimbangan tersebut di atas, Paraquat 42% TECH bahan teknis Paraquat masih merupakan bahan baku untuk diformulasikan menjadi barang jadi herbisida, oleh karenanya Hakim Dissenting berkesimpulan mengabulkan seluruhnya permohonan banding Pemohon Banding atas Keputusan Terbanding Nomor: KEP-3138/KPU.01/2013 tertanggal 29 Mei 2013 tentang penolakan Keberatan Pemohon Banding terhadap SPTNP Nomor: SPTNP-003155/NOTUL/KPU-TP/BD.02/2013 tanggal 27 Februari 2013 dengan tagihan sebesar Rp112.413.000,00 (seratus dua belas juta empat ratus tiga belas ribu rupiah) dengan menetapkan Paraquat 42% TECH sebagai garam paraquat diklasifikasikan ke dalam pos tarif 2933.39.30.00 dengan Pembebanan Tarif Bea Masuk sebesar 0%, sehingga Tagihannya menjadi Nihil.
MENGINGAT
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak, Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 Tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan Undang- Undang Nomor 17 Tahun 2006 serta peraturan perundang-undangan lainnya yang berkaitan dengan perkara ini;
MEMUTUSKAN
Menyatakan menolak 
permohonan banding Pemohon Banding terhadap Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor: KEP-3138/KPU.01/2013 tanggal 29 Mei 2013 tentang Penetapan atas Keberatan PT XXX Terhadap Penetapan yang Dilakukan oleh Pejabat Bea dan Cukai dalam SPTNP Nomor: SPTNP-003155/NOTUL/KPUTP/BD.02/2013 tanggal 27 Februari 2013, atas nama: PT XXX, dan menetapkan Klasifikasi Pos Tarif, barang impor berupa Paraquat 42 Percent, negara asal China, Pos Tarif 2933.39.30.00 dengan Tarif Bea Masuk sebesar 0% yang diberitahukan oleh Pemohon Banding dalam PIB Nomor: 053773 tanggal 11 Februari 2013 menjadi Pos Tarif 3808.93.19.00 dengan Tarif Bea Masuk sebesar 5%, sehingga bea masuk dan pajak dalam rangka impor yang masih harus dibayar adalah sebesar Rp112.413.000,00 (seratus dua belas juta empat ratus tiga belas ribu rupiah);
Demikian diputus di Jakarta pada hari Selasa tanggal 18 Februari 2014 berdasarkan suara terbanyak Majelis IX Pengadilan Pajak dengan susunan Majelis Hakim dan Panitera Pengganti sebagai berikut:
Sudirman S., SH, MH sebagai Hakim Ketua,
Drs. Sunarto, MM sebagai Hakim Anggota,
Usman Pasaribu, S.Sos. sebagai Hakim Anggota,
Zulfenny E. N. Nerwan sebagai Panitera Pengganti,
dan diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum pada hari Selasa tanggal 22 April 2014 oleh Hakim Ketua dengan dihadiri oleh para Hakim Anggota dan Panitera Pengganti, serta tidak dihadiri oleh Terbanding dan Pemohon Banding.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Hubungi Kami :

Jika ada pertanyaan tentang pajak , silahkan :

Email ke :

info@indonesiantax.com

Whatsapp : 0852 8009 6200

%d blogger menyukai ini: