Keputusan Pengadilan Pajak Nomor : Put-49341/PP/M.XII/16/2013

Tinggalkan komentar

27 Februari 2018 oleh anggi pratiwi

Keputusan Pengadilan Pajak

RISALAH
Putusan Pengadilan Pajak Nomor : Put-49341/PP/M.XII/16/2013
JENIS PAJAK
PPN
TAHUN PAJAK
2008
POKOK SENGKETA
bahwa yang menjadi pokok sengketa adalah pengajuan banding terhadap pokok sengketa koreksi positif Kredit Pajak Pertambahan Nilai sebesar Rp940.130.002,00;
Menurut Terbanding
:
bahwa Terbanding melakukan koreksi positif atas pengkreditan Pajak Pertambahan Nilai Jasa Luar Negeri atas Biaya Royalti sesuai dengan Undang-undang Pajak Pertambahan Nilai Nomor: 18 tahun 2000 Pasal 9 ayat (8) huruf b: “perolehan barang kena pajak atau jasa kena pajak yang tidak mempunyai hubungan langsung dengan kegiatan usaha”, Terbanding melakukan koreksi terhadap semua Pajak Pertambahan Nilai Jasa Luar Negeri yang dikreditkan di masa Maret 2008;
Menurut Pemohon
:
bahwa Pemohon Banding mohon agar membatalkan koreksi Pajak Masukan atas pembayaran royalti, jasa mold, dan jasa klaim penggantian seluruhnya sebesar Rp585.333.135,00;
Menurut Majelis
:
bahwa Terbanding melakukan koreksi Pajak Masukan yang dapat diperhitungkan terhadap pengkreditan Pajak Pertambahan Nilai Jasa Luar Negeri atas Biaya Royalty sebesar Rp940.130.002,00 karena Pemohon Banding melakukan penyerahan kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa yang tidak seharusnya membayar royalti, sehingga atas Pajak Pertambahan Nilai Jasa Luar Negeri yang dibayarkan tidak ada hubungan langsung dengan kegiatan usaha Pemohon Banding sesuai dengan Pasal 9 ayat (8) huruf b Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai;
bahwa Surat Setoran Pajak Pajak Pertambahan Nilai Jasa Luar Negeri yang dikreditkan untuk Masa Pajak Maret 2008 adalah sebagai berikut:
No
MasaPajak
Surat Setoran Pajak
Keterangan
Jumlah (Rp)
Tanggal
Kode Jenis Pajak
Kode Jenis Setoran
NTPN
1
Mar-
940.130.002,00
10/03/200
411211
102
12131501001306
Sharp
Jumlah
940.130.002,00
bahwa menurut Pemohon Banding Surat Setoran Pajak Pajak Pertambahan Nilai Jasa Luar Negeri yang dikreditkan untuk Masa Pajak Maret 2008 merupakan Pajak Pertambahan Nilai Jasa Luar Negeri atas:
  • Jasa Royalti sebesar Rp279.120.672,00;
  • Jasa Sewa Mold sebesar Rp75.676.195,00;
  • Jasa Klaim Penggantian sebesar Rp585.333.135,00;
  • Jumlah Rp940.130.002,00;
bahwa koreksi atas Pajak Masukan Pajak Pertambahan Nilai Jasa Luar Negeri atas Jasa Royalti sebesar Rp279.120.672,00 berkaitan dengan koreksi Terbanding atas biaya royalty yang dibayarkan kepada related parties dalam penghitungan Pajak Penghasilan Badan Tahun Buku 2008 sebesar USD2,855,667.00 Masa April 2008 sampai dengan Maret 2009;
bahwa berdasarkan pembahasan sengketa atas biaya royalti pada Pajak PenghasilanBadan Tahun Buku 2008 sebesar USD 2,855,667.00 Majelis berpendapat:
bahwa Pemohon Banding hanya dapat membuktikan kepemilikan dua dari empat tipe harta tidak berwujud dan Pemohon Banding tidak dapat membuktikan nilai dari masing- masing harta tidak berwujud sehingga untuk meyakini eksistensi dari harta tidak berwujud Majelis masih memerlukan bukti yang menunjukkan kepemilikan harta tidak berwujud technical know how dan technical support dan bukti yang menunjukkan keberadaan harta tidak berwujud serta nilainya dalam Laporan Keuangan Sharp Corporation Jepang;
bahwa Pemohon Banding dapat membuktikan peristiwa pengalihan hak penggunaan harta tidak berwujud namun Pemohon Banding tidak dapat membuktikan manfaat ekonomis yang diterima Pemohon Banding;
bahwa Pemohon Banding dapat membuktikan transaksi antara pihak yang mempunyai hubungan istimewa mempunyai nilai persentase yang wajar dibandingkan dengan transaksi yang dilakukan antara pihak-pihak yang tidak mempunyai hubungan istimewa;
bahwa Majelis berkesimpulan Pemohon Banding tidak dapat membuktikan eksistensi royalti sehingga tidak memenuhi prinsip kewajaran dan kelaziman usaha dan karenanya koreksi Terbanding atas biaya royalty sebesar USD 2,855,667.00 sudah tepat dan harus dipertahankan;
bahwa dengan demikian koreksi Terbanding atas Surat Setoran Pajak Pajak Pertambahan Nilai Jasa Luar Negeri yang dikreditkan untuk Masa Pajak Maret 2008 berupa jasa tehnik, intellectual property (royalty) sebesar Rp279.120.672,00 sudah tepat dan harus dipertahankan ;
bahwa koreksi atas Surat Setoran Pajak Pajak Pertambahan Nilai Jasa Luar Negeri yang dikreditkan untuk Masa Pajak Maret 2008 berupa jasa sewa mold (Rp75.676.195,00) dan klaim penggantian (Rp585.333.135,00) Majelis berpendapat meskipun Surat Setoran Pajak jasa sewa mold dan klaim penggantian menjadi satu dengan Surat Setoran Pajak jasa tehnik, intellectual property (royalty) namun Pemohon Banding dapat membuktikan rincian Surat Setoran Pajak tersebut dan Pemohon Banding dapat membuktikan biaya-biaya tersebut berhubungan langsung dengan kegiatan usaha sehingga Pajak Pertambahan Nilai Jasa Luar Negeri yang Pemohon Banding pungut atas jasa sewa mold dan klaim penggantian tersebut Pajak Pertambahan Nilai Masukannya dapat dikreditkan;
bahwa dengan demikian Majelis berkesimpulan dari total koreksi Pajak Masukan sebesarRp940.130.002,00, Pajak Masukan yang dapat diperhitungkan sebesar Rp661.009.330,00 sedangkan Pajak Masukan yang tidak dapat diperhitungkan sebesar Rp279.120.672,00;
MENIMBANG
bahwa dalam sengketa banding ini tidak terdapat sengketa mengenai sanksi administrasi, kecuali bahwa besarnya sanksi administrasi tergantung pada penyelesaian sengketa lainnya;
bahwa oleh karena hasil pemeriksaan dalam persidangan Pemohon Banding dapat membuktikan sebagian alasan bandingnya maka Majelis berketetapan untuk menggunakan kuasa Pasal 80 ayat (1) huruf b Undang-undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak untuk mengabulkan sebagian banding Pemohon Banding sehingga perhitungan pajaknya menjadi sebagai berikut:
Uraian
Jumlah Menurut (Rp)
Pemohon Banding
Terbanding
Majelis
Koreksi Dikabulkan Majelis
Dasar Pengenaan Pajak
101.513.607.193,00
101.513.607.193,00
101.513.607.193,00
0,00
Perhitungan PPN yang Kurang Bayar:
– PK dipungut/dibayar sendiri
25.616.395,00
25.616.395,00
25.616.395,00
0,00
– Dikurangi:
– PM dapat diperhitungkan
7.522.217.687,00
6.582.087.685,00
7.243.097.015,00
661.009.330,00
– Dibayar dg NPWP sendiri
0,00
0,00
0,00
0,00
– Lain-lain
0,00
0,00
0,00
0,00
Jumlah
7.522.217.687,00
6.582.087.685,00
7.243.097.015,00
661.009.330,00
Jumlah PPN kurang bayar/(lebih bayar)
(7.496.601.292,00)
(6.556.471.290,00)
(7.217.480.620,00)
661.009.330,00
Kelebihan Pajak Dikompensasikan ke masa pajak berikutnya
0,00
0,00
0,00
0,00
PPN yang kurang/(lebih) dibayar
(7.496.601.292,00)
(6.556.471.290,00)
(7.217.480.620,00)
661.009.330,00
Sanksi Administrasi:
– Bunga Pasal 13 (2) KUP
0,00
0,00
0,00
0,00
– Kenaikan Pasal 13 (3) KUP
0,00
0,00
0,00
0,00
Jumlah PPN ymh/(lebih) dibayar
(7.496.601.292,00)
(6.556.471.290,00)
(7.217.480.620,00)
661.009.330,00
Surat Banding, Surat Uraian Banding, hasil pemeriksaan dan pembuktian di dalam persidangan serta kesimpulan Majelis aquo;
MENGINGAT
Undang-undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak, Undang-undang Nomor6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tatacara Perpajakan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 28 Tahun 2007, dan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1983 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2000;
MEMUTUSKAN
Mengabulkan sebagian banding Pemohon Banding terhadap Keputusan Terbanding Nomor: KEP-2548/WPJ.07/2011 tanggal 13 Oktober 2011, tentang keberatan atas Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa Penyerahan Barang Kena Pajak dan/atau Jasa Kena Pajak Masa Pajak Maret 2008 Nomor:00295/407/08/055/10 tanggal 27 Agustus 2010, yang terdaftar dalam berkas sengketa Nomor: 16-059809-2008, atas nama Pemohon Banding sehingga jumlah Pajak Pertambahan Nilai Masa Pajak Maret Tahun 2008 menjadi:
Uraian
Jumlah (Rp)
Dasar Pengenaan Pajak
101.513.607.193,00
Perhitungan PPN yang Kurang Bayar:
– PK dipungut/dibayar sendiri
25.616.395,00
– Dikurangi:
– PM dapat diperhitungkan
7.243.097.015,00
– Dibayar dg NPWP sendiri
0,00
– Lain-lain
0,00
Jumlah
7.243.097.015,00
Jumlah PPN kurang bayar/(lebih bayar)
(7.217.480.620,00)
Kelebihan Pajak Dikompensasikan ke masa pajak berikutnya
0,00
PPN yang kurang/(lebih) dibayar
(7.217.480.620,00)
Sanksi Administrasi:
– Bunga Pasal 13 (2) KUP
0,00
– Kenaikan Pasal 13 (3) KUP
0,00
Jumlah PPN ymh/(lebih) dibayar
(7.217.480.620,00)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Hubungi Kami :

Jika ada pertanyaan tentang pajak , silahkan :

Email ke :

info@indonesiantax.com

Whatsapp : 0852 8009 6200

%d blogger menyukai ini: