Keputusan Pengadilan Pajak Nomor : Put-58576/PP/M.IXA/19/2013

Tinggalkan komentar

20 Februari 2018 oleh anggi pratiwi

Keputusan Pengadilan Pajak

RISALAH
Putusan Pengadilan Pajak Nomor : Put-58576/PP/M.IXA/19/2013
JENIS PAJAK
Bea Masuk
TAHUN PAJAK
2013
POKOK SENGKETA
bahwa yang menjadi pokok sengketa adalah pengajuan banding terhadap Pembebanan Tarif Bea Masuk Pos 1 PIB Pos Tarif 7010.90.9000, jenis barang 25 ml Medicated Oil Empty Glass Bottle, Negara asal China, yang diberitahukan oleh Pemohon Banding dalam PIB Nomor: 035717 tanggal 20 November 2013 Pembebanan Tarif Bea Masuk (AC-FTA) sebesar 0%, dan ditetapkan oleh Terbanding menjadi Pembebanan Tarif Bea (Umum/MFN) sebesar 5%;
Menurut Terbanding
:
bahwa penerbitan KEP-28 telah benar dan sesuai peraturan perundang-undangan. Terbanding sudah benar dalam menetapkan tarif atas barang yang diimpor berdasarkan bukti-bukti yang ada sebagaimana diatur dalam Pasal 69 UU Pengadilan Pajak, sehingga terhadap barang yang diimpor tersebut dikenakan bea masuk sesuai tarif dalam Pos Tarif 7010.90.9000 sebesar 5%;
Menurut Pemohon 
:
bahwa mengenai keabsahan Form E yang dilampirkan, sebenarnya Terbanding telah melakukan konfirmasi ke penerbit Form E di China dan ini merupakan konfirmasi mengenai Sertifikat yang asli Nomor: E133713121311536 pada tanggal 29 November 2013 yang telah diterbitkan oleh pejabat Kantor Liujingjing di Bea Cukai Cina yang ditandatangani dan telah teregistrasi di Bagian Umum Bea dan Cukai Cina sehingga Sertifikat tersebut benar adanya.Berdasarkan uraian serta penjelasan tersebut di atas maka PIB yang telah dilaporkan telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku sehingga Pemohon Banding tidak terutang SPTNP Nomor: 003016/WBC.02/KPP.MP.01/2013 tanggal 8 November 2013 atau nihil;
Menurut Majelis
:
bahwa sesuai Keputusan Terbanding Nomor: KEP-28/WBC.02/2014 tanggal 16 Januari 2014, berdasarkan hasil identifikasi jenis barang, nilai impor, dasar penetapan SPTNP dan data pendukung lainnya, disimpulkan bahwa Pembebanan Tarif Bea Masuk atas jenis barang 25 ml Medicated Oil Empty Glass Bottle, Negara asal China, yang diberitahukan oleh Pemohon Banding dalam PIB Nomor: 035717 tanggal 20 November 2013 yaitu Pembebanan Tarif Bea Masuk (AC-FTA) Klasifikasi Pos 1 PIB Pos Tarif 7010.90.9000 sebesar 0% ditetapkan menjadi Pembebanan Tarif Bea Masuk (MFN) sebesar 5%;
bahwa menurut Terbanding, berdasarkan penelitian terhadap Form E Nomor: E133713121311536 tanggal 28 Oktober 2013 terdapat keraguan keabsahan form E karena kriteria ketentuan asal barang tidak sesuai dengan Annex 3, Rules of Origin for the Asean-China Free Trade Area: Wholly Obtained Products sehingga pada barang yang diimpor diberlakukan tarif bea masuk yang berlaku umum (MFN);
bahwa menurut Pemohon Banding, bahwa dokumen Form E Nomor: E133713121311536 tanggal 28 Oktober 2013 adalah benar dikeluarkan oleh Pejabat kantor perdagangan di Guangzhou China (Guangdong Entry-Exit-Inspection and Quarantine, Bureau of the people’s Republic of China);
bahwa bukti/dokumen pendukung Terbanding adalah sebagai berikut:
T.1. Surat Kepala Kantor Wilayah Sumatera Utara Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Nomor: S-424/WBC.02/2014 tanggal 23 September 2014 perihal Fotokopi Berkas Keberatan;
T.2. Lembar Penelitian dan Penetapan Tarif (LPPT) Nomor: 460 tanggal 25 November 2013;
T.3. Risalah Penetapan Tarif untuk PIB Nomor: 035717 tanggal 20 November 2013;
T.4. Surat Acting as Head of Medium Customs and Excise Office Nomor: S- 5143/WBC.02/KPP.MP.01/2013 tanggal 25 November 2013 perihal Confirmation on Certificate of Origin;
bahwa bukti/dokumen pendukung Pemohon Banding adalah sebagai berikut:
P.1. Purchase Order Nomor: BDFJ/13/08/0227 tanggal 05 Agustus 2013;
P.2. Commercial Invoice Nomor: TOP20130119 tanggal 16 Oktober 2013 sebesar USD38,324.00;
P.3. Packing List untuk Invoice Nomor: TOP20130119 tanggal 16 Oktober 2013;
P.4. Bill of Lading Nomor: EGLV140397039714 tanggal 28 Oktober 2013;
P.5. Certificate of Origin – AC-FTA (Form E) Nomor: E133713121311536 tanggal 28 Oktober 2013;
P.6. Cargo Transportation Insurance Policy CPIC Nomor Polis: AQID78024213Q003851W tanggal 27 Oktober 2013;
P.7. Certification Shandong Entry-Exit Inspection and Quarantine Bureau of The People’s Republic of China tanggal 29 November 2013;
P.8. Matrik sengketa banding;
P.9. Certification Shandong Entry-Exit Inspection and Quarantine Bureau of The People’s Rpublic of China tanggal 29 November 2013;
P.10. Specimen Signatures of Officials Authorized to Issue Certificate of Origin of The People’s Republic of China;
bahwa hasil pemeriksaan Majelis atas dokumen impor dan bukti/dokumen pendukung Pemohon Banding dan Terbanding, dapat dikemukakan hal-hal sebagai berikut:bahwa yang menjadi sengketa dalam banding ini adalah kriteria ketentuan asal barang tidak sesuai dengan Annex 3, Rules of Origin for the Asean-China Free Trade Area: Wholly Obtained Products diragukan keabsahannya, sehingga ditetapkan oleh Terbanding dengan pembebanan tarif Bea Masuk yang berlaku umum (MFN) sebesar 5%;
bahwa Terbanding menetapkan pembebanan tarif Bea Masuk secara umum (MFN) dan menyatakan tidak mendapat preferensi tarif BM dalam skema AC-FTA karena Form E Nomor: E133713121311536 tanggal 28 Oktober 2013 terdapat keraguan yaitu kriteria ketentuan asal barang tidak sesuai dengan Annex 3, Rules of Origin for the Asean-China Free Trade Area: Wholly Obtained Products sehingga pada barang yang diimpor diberlakukan tarif bea masuk yang berlaku umum (MFN);
bahwa ketentuan ACFTA adalah Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 117/PMK.011/2012 tanggal 10 Juli 2012 tentang Penetapan Tarif Bea Masuk Dalam Rangka Asean-China Free Trade Area (ACFTA) juncto Keputusan Presiden RI Nomor: 48 Tahun 2004 tanggal 15 Juni 2004 tentang Pengesahan Framework Agreement on Comprehensive Economic Cooperation Between The Association of South East Asian Nations and The People’s Republic of China dan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2011 tentang Pengesahan Second Protocol To Amend The Agreement On Trade In Goods Of The Framework Agreement On Comprehensive Economic Co- Operation Between TheAssociation Of Southeast Asian Nations And The People’s Republic Of China;
bahwa menurut Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2011 tentang Pengesahan Second Protocol To Amend The Agreement On Trade In Goods Of The Framework Agreement On Comprehensive Economic Co-Operation Between The Association Of Southeast Asian Nations And The People’s Republic Of China, dalam melaksanakan kerjasama ACFTA dimaksud disepakati untuk menggunakan Rule of Origin (ROO) Form E atau Surat Keterangan Asal Barang Form E, yang diatur secara rinci dalam Revised Operational Certification Procedures (OCP) For The Rules Of Origin Of The Asean-China Free Trade Area;
bahwa Appendix 1: Revised Operational Certification Procedures (OCP) For The Rules Of Origin Of The Asean-China Free Trade Area pada Rule 7 menyatakan “The Issuing Authorities shall, to the best of their competence and ability, carry out proper examination of each application for the Certificate of Origin (Form E) to ensure that:
(a) The application and the Certificate of Origin (Form E) are duly completed in accordance with the requirements as defined in the overleaf notesof the Certificate of Origin (Form E), and signed by the authorised signatory;
(b) The origin of the product is in conformity with the Rules of Origin for the ACFTA;
(c) The other statements of the Certificate of Origin (Form E) correspond to supporting documentary evidence submitted;
(d) Description, quantity and weight of products, marks and number of packages, number and kinds of packages, as specified, conform to the products to be exported;
(e) Multiple items declared on the same Certificate of Origin (Form E) shall be allowed subject to the domestic laws, regulations andadministrative rules of the importing Party provided each item must qualify separately in its own right;
bahwa Annex 3: Operational Certification Procedures (OCP) For The Rules Of Origin Of The Asean-China Free Trade Area pada Rule 3 menyatakan “Within the meaning of Rule 2 (a), the following shall be considered as wholly produced or obtained in a Party:
(a) Plant and plant products harvested, picked or gathered there;
(b) 
Live animals 2 born and raised there;
(c) Product obtained from live animals referred to in paragraph (b) above;
(d) Products obtained from hunting, trapping, fishing, aquaculture, gathering or capturing conducted there;
(e)Minerals and other naturally occurring substances, not included in paragraphs (a) to (d), extracted or taken from its soil, waters, seabed or beneath their seabed;
(f)Products taken from the waters, seabed or beneath the seabed outside the territorial waters of that Party, provided that that Party has the rights to exploit such waters, seabed and beneath the seabed in accordance with international law;
(g)Products of sea fishing and other marine products taken from the high seas by vessels registered with a Party or entitled to fly the flag of that Party;
(h)Products processed and/or made on board factory ships registered with a Party or entitled to fly the flag of that Party, exclusively from products referred to in paragraph (g) above
(i)Articles collected there which can no longer perform their original purpose nor are capable of being restored or repaired and are fit only for disposal or recovery of parts of raw materials, or for recycling purposes; and
(j) Goods obtained or produced in a Party solely from products referred to in paragraphs (a) to (i)above;
bahwa Pasal 1 Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 117/PMK.011/2012, tanggal 10 Juli 2012 menyatakan “Menetapkan tarif bea masuk atasimpor barang dari negara Republik Rakyat China dan negara-negara ASEAN dalam rangka Asean-China Free Trade Area (ACFTA), sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini”;
bahwa Pasal 2 Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 117/PMK.011/2012, tanggal 10 Juli 2012 menyatakan “Pengenaan bea masuk berdasarkan penetapan tarif bea masuk sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1, dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:
a)Tarif bea masuk dalam rangka Asean-China Free Trade Area (ACFTA) yang lebih rendah dari tarif bea masuk yang berlaku secara umum, hanya diberlakukan terhadap barang impor yang dilengkapi dengan Surat Keterangan Asal (Form E) yang telah ditandatangani oleh pejabat berwenang di negara-negara bersangkutan;
b)Importir wajib mencantumkan Nomor referensi Surat Keterangan Asal (Form E) sebagaimana dimaksud pada huruf a dan kode fasilitas dalam rangka Asean-China Free Trade Area (ACFTA), pada pemberitahuan impor barang;
c) Lembar asli dari Surat Keterangan Asal (Form E) dalam rangka Asean-China Free Trade Area(ACFTA) sebagaimana dimaksud pada huruf a,wajib disampaikan oleh importir pada saatpengajuan pemberitahuan impor barang sebagaimana dimaksud pada huruf b di Kantor Pabean pada pelabuhan pemasukan;
d)Dalam hal tarif bea masuk yang berlaku secara umum lebih rendah dari tarif bea masuk dalam rangka Asean-China Free Trade Area (ACFTA) sebagaimana tercantum dalam Lampiran, tarif yang berlaku adalah tarif bea masuk yang berlaku secara umum”;
bahwa Pasal 6 Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 117/PMK.011/2012, tanggal 10 Juli 2012 menyatakan “Peraturan Menteri Keuangan ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan”;
bahwa Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 117/PMK.011/2012, tanggal 10 Juli 2012 tentang Penetapan Tarif Bea Masuk Dalam Rangka Asean-China Free Trade Area (ACFTA) diundangkan di Jakarta pada tanggal 10 Juli 2012 dengan Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 696;
bahwa Terbanding melalui Surat Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok Nomor: S-5143/WBC.02/KPP.MP.01/2013 tanggal 25 November 2013 Subject Confirmation on Certificate of Origin meminta konfirmasi keabsahan Form E Nomor: E133713121311536 tanggal 28 Oktober 2013 kepada Shandong Entry-Exit Inspection and Quarantine Bureau of The People’s Republic of China;
bahwa Shandong Entry-Exit Inspection and Quarantine Bureau of The People’s Republic of China selaku penerbit Form E melalui Surat Nomor: 37000013392/393/437/438/440/441/442/444 tanggal 04 November 2013 Re: Verification of the ETA Certificates of Origin No. E133713121311507, E133713121311515, E133713121311552, E133703023700006, E133713111930012, E133713121311536, E133713121311525, E1337131213114 menjawab Surat Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok Nomor: S-5143/WBC.02/KPP.MP.01/2013 tanggal 25 November 2013, yang pada pokoknya menyatakan bahwa Form E Nomor: E133713121311536 tanggal 28 Oktober 2013 adalah sah dan benar, dan semua material yang digunakan dalam proses produksi seluruhnya diperoleh di China
bahwa berdasarkan uraian tersebut di atas, Majelis berpendapat bahwa barang impor 25 ml Medicated Oil Empty Glass Bottle, negara asal China, yang diberitahukan oleh Pemohon Banding dengan PIB Nomor: 035717 tanggal 20 November 2013 Klasifikasi Pos 1 PIB Pos Tarif 7010.90.9000 mendapat preferensi tarif skema AC-FTA dengan pembebanan tarif Bea Masuk sebesar 0%;
MENIMBANG
berdasarkan pertimbangan tersebut di atas, Majelis berpendapat bahwa atas barang impor berupa 25 ml Medicated Oil Empty Glass Bottle, Negara asal China, yang diberitahukan oleh Pemohon Banding dalam PIB Nomor: 035717 tanggal 20 November 2013, Klasifikasi Pos 1 PIB Pos Tarif 7010.90.9000 mendapat preferensi tarif skema AC-FTA dengan pembebanan tarif bea masuk sebesar 0%. Oleh karenanya, Majelis berkesimpulan mengabulkan seluruhnya permohonan banding Pemohon Banding, dan menetapkan pembebanan tarif Bea Masuk atas barang impor berupa 25 ml Medicated Oil Empty Glass Bottle, Negara asal China, Klasifikasi Pos 1 PIB Pos Tarif 7010.90.9000 mendapat preferensi tarif skema AC-FTA dengan pembebanan tarif bea masuk sebesar 0%;
MENGINGAT
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak, Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 Tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006, dan peraturan perundang-undangan lainnya yang terkait;
MEMUTUSKAN
Mengabulkan seluruhnya permohonan banding Pemohon Banding terhadap Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor: KEP-28/WBC.02/2014 tanggal 16 Januari 2014 tentang Penetapan atas Keberatan PT XXX Terhadap Penetapan yang Dilakukan oleh Pejabat Bea dan Cukai dalam SPTNP Nomor: 003016/WBC.02/KPP.MP.01/2013 tanggal 20 November 2013, atas nama PT XXX, dan alamat sesuai korespondensi di Cempaka Putih Timur No. 4, RT 03 RW 03, Jakarta Pusat, dan menetapkan pembebanan tarif bea masuk Pos 1 PIB atas barang impor berupa 25 ml Medicated Oil Empty Glass Bottle, Negara asal China, Pos Tarif 7010.90.9000, yang diberitahukan oleh Pemohon Banding dalam PIB Nomor: 035717 tanggal 20 November 2013, mendapat preferensi tarif skema AC- FTA dengan pembebanan tarif Bea Masuk sebesar 0%, sehingga bea masuk dan pajak dalam rangka impor yang masih harus dibayar adalah nihil;
Demikian diputus di Jakarta pada hari Selasa tanggal 11 November 2014 berdasarkan musyawarah Majelis IXA Pengadilan Pajak, dengan susunan Majelis dan Panitera Pengganti sebagai berikut:
Sudirman S., SH, MH sebagai Hakim Ketua,
Drs. Sunarto, MM sebagai Hakim Anggota,
Drs. Surendro Suprijadi, MM sebagai Hakim Anggota,

http://www.pengadilanpajak.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Hubungi Kami :

Jika ada pertanyaan tentang pajak , silahkan :

Email ke :

info@indonesiantax.com

Whatsapp : 0812 932 70074

%d blogger menyukai ini: