Keputusan Pengadilan Pajak Nomor : Put-58178/PP/M.XIV.A/13/2014

Tinggalkan komentar

20 November 2017 oleh D.K

Keputusan Pengadilan Pajak

RISALAH
Putusan Pengadilan Pajak Nomor : Put-58178/PP/M.XIV.A/13/2014

JENIS PAJAK
Pajak Penghasilan Pasal 26

TAHUN PAJAK
2006

POKOK SENGKETA

bahwa yang menjadi pokok sengketa adalah pengajuan banding terhadap koreksiObjek Pajak Penghasilan Pasal 26 Masa Pajak Januari sampai dengan Desember 2006 atas dividen sebesar Rp.19.748.738.877,00, dimana menurut Terbanding sebesar Rp. 38.435.212.118,00 dan menurut Pemohon Banding sebesar Rp. 18.686.473.241,00 dengan perincian sebagai berikut :
1. Pembayaran kepada Surya Industries PTE. LTD Rp. 19.731.443.326,002 Pembayaran kepada BASF Coating AG Rp. 17.295.631,00Total Koreksi Rp. 19.748.738.877,00;

Menurut Terbanding

:

bahwa terkait dengan Royalti yang dibayarkan kepada Surya Industries PTE. LTD diketahui hal-hal sebagai berikut :

-bahwa berdasarkan Invoice Royalti dari Surya Industries PTE. LTD dan slip pembayaran bank diketahui terdapat pembayaran Biaya Royalti sebesar Rp.19.731.443.326,00 kepada Surya Industries PTE. LTD;

-bahwa berdasarkan Trademark License Agreement tanggal 2 Juni 2004 antara Pemohon Banding dan Surya Industries PTE. LTD. Perjanjian tersebut memberikan hak kepada perusahaan untuk memproduksi, melaksanakan promosi, menjual dan mendistribusikan serangkaian produk yang diproduksi dengan menggunakan teknologi dan informasi lainnya yang dimiliki oleh SI, produk yang diproduksi adalah berbagai produk cat dengan merk dagang: Glotex All, Glotex Super, Metrolite, Dutch Master, Metrolux, Nefotex, Spruce dan Pacigloss dimana SI adalah terdaftar sebagai pemegang merek-merek dagang diatas, atas penggunaan hak diatas perusahaan diharuskan membayar royalty kepada SI sebesar 5% dari total penjualan produk dengan merek-merek diatas;

– First Amandement To Trademark License Agreement, tanggal 18 November2005 antara Pemohon Banding dan Surya Industries PTE.LTD diketahui pembayaran royalty tersebut dinaikkan menjadi 7% dari total penjualan produk;

Bahwa terkait dengan Royalti yang dibayarkan kepada BASF Coatings AG diketahui hal-hal sebagai berikut :

– bahwa berdasarkan bukti pembayaran terdapat pengeluaran untuk pembayaran Royalti kepada BASF Coatings AG sebesar Rp. 14.510.886,35 setelah dikurangi PPh Pasal 26 sebesar Rp. 2.560.744,65 dari Total Invoice sebesar Rp17.295.631,00;

– bahwa berdasarkan Agreement yang ditandatangani tanggal 25 November 1997 antara Pemohon Banding dan BASF Coatings AG bahwa kedua pihak setuju untuk memodifikasi dan mengubah Licence Agreement tanggal 15 Maret 1978, pada Article 9.1 yang akan dilakukan sampai dengan jangka waktu tanggal 31 Desember1998;

– bahwa Trademark License Agreement tanggal 1 Februari 2002 dengan BASF Coatings AG yang memberikan hak kepada Pemohon Banding untuk memproduksi, menjual atau mengemas sesuai dengan proses, formula, spesifikasi dan instruksi BASF Coatings AG dengan produk cat dengan merk dagang: Duraclear, Durasolid, Pamos, Perlcoat, Perl-coat, Perl Color

– bahwa atas koreksi ini telah dibatalkan pada saat keberatan sehingga bukan merupakan obyek sengketa banding;

Menurut Pemohon

:

bahwa dalam perjanjian disebutkan informasi yang diberikan dari pemegang mereka adalah informasi bisnis rahasia antara lain formula, proses dan teknik pembuatan dan prosedur kontrol mutu dan informasi tersebut tidak diketahui oleh semua pihak dalam perusahaan;

bahwa dalam perjanjian disebutkan informasi yang diberikan dari pemegang mereka adalah informasi bisnis rahasia antara lain formula, proses dan teknik pembuatan dan prosedur kontrol mutu dan informasi tersebut tidak diketahui oleh semua pihak dalam perusahaan;

Menurut Majelis

:

bahwa koreksi Terbanding atas Objek Pajak Penghasilan Pasal 26 sebesar Rp.19.731.443.325,00 merupakan deviden yang belum dilaporkan;

bahwa Koreksi Objek PPh Pasal 26 berupa dividen terkait dengan koreksi Biaya Royalti sebesar Rp. 19.731.443.326,00 atas pembayaran Royalti kepada Surya Industries PTE. LTD;

bahwa berdasarkan hasil penelitian Terbanding, tidak ada hak yang dimanfaatkan oleh Pemohon Banding, sehingga atas koreksi Biaya Royalti sebesar Rp.19.731.443.326,00 tetap dipertahankan;

bahwa atas pembayaran yang menurut Terbanding adanya Deviden terselubung sebesar Rp. 19.731.443.326,00 kepada Surya Industries Pte. Ltd, yang direklas dari pembayaran Royalti yang tidak terbukti adanya penggunaan hak, didukung dengan bukti dan fakta yang dapat diyakini kebenarannya;

bahwa atas pendapat Terbanding tersebut Pemohon Banding tidak menyetujuinya karena menurut Pemohon Banding pengeluaran sebesar Rp. 19.731.443.325,00 adalah pembayaran royalty yang diberikan pihak lain kepada perusahaan atas penggunaan merk dan informasi dari produk yang dipasarkan oleh perusahaan, sehingga biaya tersebut adalah biaya royalty;

bahwa perusahaan mempunyai perjanjian lisensi merek dagang dengan Surya Industries Pte Ltd atas penggunaan merek dagang, memproduksi dengan menggunakan teknologi dan informasi dari Surya Industries Pte Ltd;bahwa di dalam persidangan Majelis meminta kepada Pemohon Banding dan Terbanding untuk meneliti kronologi penggunaan merk dan pembayaran royalti atas merk Glotex All, Glotex Super, Metrolite, Dutch Master, Metrolux, Nefotex, Spruce dan Pacigloss yang menjadi sengketa tersebut;

bahwa berdasarkan kronologis penggunaan merk dan pembayaran royalti dapat diuraikan sebagai berikut :

1. Bahwa pada tanggal 22 Mei 2002 antara Pemohon Banding dengan Surya Industries Pte Ltd Singapore dibuat Trademark Licence Agreement (TLA), dokumen TLA di tandatangi oleh para pihak:Ø Surya Industries Pte Ltd (SI) d/h Pacific Paint Factory (Pte) Ltd diwakili oleh Direktur yang tidak diketahui namanya;Ø PT Pabrik Cat dan Tinta pacific dengan identitas Pacific Paint Facotry Ltd diwakili oleh Abdul K Karim;

2. Bahwa pada tanggal 29 Nopember 2002, oleh Surya Industries Pte Ltd Singapore, merek dialihkan kepada Magnificent Sea Ltd (Mauritius) yang diketahui dari dokumen Termination of TLA, terdapat informasi bahwa Magnificent Sea Ltd (Mauritius) dimiliki seluruhnya oleh Surya Industries Pte Ltd Singapore;

3. Bahwa atas dasar termination tersebut, dibuat TLA kedua tanggal 2 Desember 2002 untuk menggantikan TLA yang dibuat tanggal 22 Mei 2002, dokumen TLA kedua ini ditandatangani oleh para pihak:Ø Magnificent Sea Limited diwakili oleh Nanny Rita Gorman;Ø PT Pabrik Cat & Tinta Pacific diwakili oleh Abdul K Karim;

4. Bahwa pada tanggal 1 Juni 2004, oleh Magnificent Sea Ltd (Mauritius), merek dialihkan kepada Surya Industries Pte Ltd-UEA yang diketahui dari dokumen Termination of TLA, ditandatangani oleh Nanny Rita Gorman;

5. Bahwa atas dasar termination tersebut, dibuat TLA ketiga tanggal 2 Juni 2004 untuk mengantikan yang kedua tanggal 2 Desember 2002;bahwa dari dokumen TLA tersebut diperoleh informasi antara lain:Ø Royalti 5 % dari Net Sales yang harus dibayarkan oleh PT Pabrik Cat dan TintaPacific kepada Surya Industries Pte Ltd-UEA.

6. Bahwa pada tanggal 18 Nopember 2005, dibuat Amandement TLA kedua, dari dokumen tersebut diperoleh informasi antara lain:Ø Royalti 7 % dari Net sales yang harus dibayarkan oleh PT Pabrik Cat dan TintaPacific kepada Surya Industries Pte Ltd-UEA;

bahwa selain kronologis tersebut Pemohon Banding juga menyerahkan bukti-bukti pendaftaran merk ke Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia dengan rincian sebagai berikut :

No.
Merek
Tanggal Penerimaan Permohonan Merek
Tanggal Sertifikat
Pemilik
1.
GLO-TEX SUPER
20 Juli 2002
27 Agustus 2004
Surya Industries Pte LtdSingapore
2.
SPRUCE
17 Januari 2001
12 Agustus 2004
Surya Industries Pte LtdSingapore
3.
METROLUX
11 April 2000
12 Agustus 2004
Surya Industries Pte LtdSingapore
4.
GLO-TEX 6000
8 November 2000
12 Agustus 2004
Surya Industries Pte LtdSingapore
5.
METROLITE
11 April 2000
12 Agustus 2004
Surya Industries Pte LtdSingapore

 

bahwa berdasarkan TradeMark (TradeMark Licence Agreement) dengan Surya Industry Pte, Ltd atas penggunaan Merk dan Informasi Rahasia dalam bentuk tetapi tidak terbatas atas :

Formula
Daftar Bahan Baku dan Spesifikasinya
Proses produksi dan prosedur teknik dan pengendalian mutu
Spesifikasinya produk jadi dan analisa kualitas dan pengendalian kualitas
Penelitian dan pengembangan seperti perencanaan produksi, pengujian dan informasi pengembangan, prosedur pengujian dan teknik
Informasi harga
Informasi pemasaran dan penjualan seperti survey pasar, daftar pelanggan, pengembangan produk dan informasi pelanggan potensial, proyeksi pasar dan strategi penjualan
Jasa teknik dan informasi jasa di lapangan seperti teknik aplikasi, pengujian dan prosedur evaluasi;

bahwa berdasarkan data dan fakta serta keterangan para pihak dalam persidangan, Majelis berpendapat terdapat cukup bukti yang dapat meyakinkan Majelis bahwa pembayaran yang dilakukan adalah royalty yang telah dilaporkan dan di potong oleh Pemohon Banding sebagai obyek PPh Pasal 26, dan telah diakui dan dilaporkan sebagai biaya pada SPT PPh Badan Tahun 2006

bahwa berdasarkan hal-hal tersebut diatas, persidangan Majelis berkesimpulan bahwa koreksi Terbanding atas Objek Pajak Penghasilan Pasal 26 atas dividen sebesar Rp.19.731.443.325,00 tidak dapat dipertahankan;

bahwa dari pemeriksaan Majelis atas data dan keterangan yang ada dalam berkas banding diketahui bahwa koreksi Terbanding sebesar Rp 17.295.631,00 adalah atas dividen;

bahwa dari Pemeriksaan Majelis atas Laporan Penelitian Keberatan Terbanding Nomor: LAP-807/PJ.71/2009 tangal 11 Agustus 2009 halaman 8 angka 8 huruf d dinyatakan bahwa “Pembayaran royalty sebesar Rp.17.295.631,00 kepada BASF Coatings AG berdasarkan Laporan Pemeriksaan Pajak diakui oleh Pemeriksa sebagai pengurang penghasilan bruto, sehingga tidak seharusnya dilakukan koreksi obyek PPh Pasal 26 sebagai deviden. Selain itu Wajib Pajak juga telah melakukan pemotongan dan pelaporan PPh Pasal 26 atas royalty tersebut. Dengan demikian peneliti mengusulkan untuk membatalkan koreksi dividen sebesar Rp.17.295.631,00”;

bahwa namun dari pemeriksaan Majelis atas keputusan Terbanding Nomor: KEP-903/PJ.07/2009 tanggal 17 November 2009, ternyata atas obyek sebesar Rp.17.295.631,00 tersebut oleh Terbanding tidak dikurangkan dari perhitungan obyek PPh Pasal 26, sehingga Majelis tidak sependapat dengan alasan Terbanding dalam Surat Uraian Bandingnya yang menyatakan bahwa sebesar Rp.17.295.631,00 bukan merupakan sengketa banding, karena faktanya dalam keputusan Terbanding dimaksud masih menjadikannya sebagai obyek PPh Pasal 26 atas deviden;

bahwa berdasarkan data, keterangan, dan fakta yang terungkap di dalam persidangan, Majelis berkesimpulan bahwa koreksi Terbandig atas Objek PPh Pasal 26 atas dividen sebesar Rp. 17.295.631,00 tersebut tidak dapat dipertahankan;

MENIMBANG
bahwa dalam sengketa banding ini tidak terdapat sengketa mengenai sanksi administrasi, kecuali bahwa besarnya sanksi administrasi tergantung pada penyelesaian sengketa lainnya;
bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan dan pembuktian dalam persidangan, Majelis berkesimpulan untuk mengabulkan seluruhnya permohonan banding Pemohon Banding, sehingga Dasar Pengenaan Pajak PPh Pasal 26 Masa Pajak Januari s.d. Desember 2006 dihitung kembali menjadi sebagai berikut :
Dasar Pengenaan Pajak menurut Terbanding Rp. 38.435.212.118,00
Koreksi yang tidak dapat dipertahankan Majelis Rp. 19.748.738.877,00
Dasar Pengenaan Pajak menurut Majelis Rp. 18.686.473.241,00
Pajak Penghasilan Pasal 26 yang terutang Rp. 939.175.697,00
Kredit Pajak Rp. 939.175.697,00
Jumlah yang kurang/(lebih) dibayar Rp. 0,00;
Surat Banding, Surat Uraian Banding dan Surat Bantahan serta hasil pemeriksaan dan pembuktian dalam persidangan;

MENGINGAT
Undang-undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak;
Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakakan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 16 Tahun 2000;
Undang-undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2000;

MEMUTUSKAN
Mengabulkan seluruhnya permohonan banding Pemohon Banding terhadap SuratKeputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor: KEP-903/PJ.07/2009 tanggal 17November 2009, mengenai keberatan terhadap Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Pajak Penghasilan Pasal 26 Masa Pajak Januari sampai dengan Desember 2006 nomor: 00049/204/06/052/08 tanggal 12 September 2008, atas nama : XXX, sehingga jumlah pajak yang masih harus dibayar dihitung menjadi sebagai berikut :

Dasar Pengenaan Pajak menurut Majelis Rp. 18.686.473.241,00
Pajak Penghasilan Pasal 26 yang terutang Rp. 939.175.697,00
Kredit Pajak Rp. 939.175.697,00
Jumlah yang kurang/(lebih) dibayar Rp. 0,00.

Demikian diputus di Jakarta pada hari Senin, tanggal 6 Desember 2010, berdasarkan musyawarah Majelis XII (sekarang Majelis XIVA) Pengadilan Pajak yang ditunjuk dengan Surat Penetapan Ketua Pengadilan Pajak Nomor : Pen.00800/PP/PM/VII/2010 tanggal 19 Juli 2010, dengan susunan Majelis dan Panitera Pengganti sebagai berikut :
Drs. Sigit Triono, M.Si : sebagai Hakim Ketua,
Drs. Suwartono Siswodarsono, S.H. : sebagai Hakim Anggota,
Drs. Sunarto, Ak., M.Sc. : sebagai Hakim Anggota,
Wijaya Wardhani, S.H. : sebagai Panitera Pengganti,
Putusan Nomor : PUT. 58178/PP/M.XIV.A/13/2014 diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum oleh Hakim Ketua pada hari Kamis, tanggal 4 Desember 2014 yang dihadiri oleh para Hakim Anggota dan Panitera Pengganti dengan susunan Majelis sesuai dengan Keputusan Ketua Pengadilan Pajak Nomor : KEP-010/PP/2014 tanggal 18 Agustus 2014, dan Panitera Pengganti sebagai berikut:
Drs. Suwartono Siswodarsono, S.H. sebagai Hakim Ketua,
Drs. Sunarto Ak., M.Sc. sebagai Hakim Anggota,
Drs. Haposan Lumban Gaol, M.M. sebagai Hakim Anggota,
Wijaya Wardhani, S.H. sebagai Panitera Pengganti,
dihadiri Terbanding dan dihadiri oleh Pemohon Banding.

http://www.pengadilanpajak.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Hubungi Kami :

Jika ada pertanyaan tentang pajak , silahkan :

Email ke :

omni@pemeriksaanpajak.com

Whatsapp : 0812 932 70074

%d blogger menyukai ini: