Keputusan Pengadilan Pajak Nomor : Put-54669/PP/M.IXA/19/2014

Tinggalkan komentar

18 Januari 2018 oleh anggi pratiwi

Keputusan Pengadilan Pajak

RISALAH
Putusan Pengadilan Pajak Nomor : Put-54669/PP/M.IXA/19/2014
JENIS PAJAK
Bea Cukai
TAHUN PAJAK
2013
POKOK SENGKETA
bahwa yang menjadi pokok sengketa adalah pengajuan banding terhadapPembebanan Tarif;
Menurut Terbanding
:
bahwa berdasarkan penelitian terhadap dokumen Form E Nomor: E133333379740026 tanggal 05 Juni 2013, kedapatan bahwa tanda tangan yang tertera pada form E dimaksud berbeda dengan “Specimen Signatures of Officials Authorized to Issue Certificate of Origin of the People’s Republic of China”dari Zhejiang Entry-Exit Inspection And Quarantine Bereau Of The People’s Republic Of China berbeda dengan yang tertera di Form E;
Menurut Pemohon
:
bahwa Form E Nomor: E133333379740026 tangal 05 Juni 2013 yang Pemohon Banding terima dari Hanzhou Hongbo New Materials Co., Ltd, Yushan Zone, Fuyang, Zhejiang Province, China, benar-benar Pemohon Banding terimad dari Negara asal;
Menurut Majelis
:
bahwa sesuai keputusan keberatan Nomor: KEP-5006/KPU.01/2013 tanggal 22Agustus 2013, berdasarkan hasil identifikasi jenis barang, nilai impor, dasar penetapan SPTNP dan data pendukung lainnya, disimpulkan bahwa Pembebanan Tarif Bea Masuk atas jenis barang Sodium Carboxymethyl Cellulose Pac R, Negara asal China, yang diberitahukan oleh Pemohon Banding dengan Pemberitahuan Impor Barang (PIB) Nomor: 237608 tanggal 14 Juni 2013 Klasifikasi Pos 1 PIB Pos Tarif 3912.31.00.00 ditetapkan menjadi Pembebanan Tarif Bea Masuk (MFN) sebesar 5%;
bahwa menurut Terbanding, berdasarkan penelitian terhadap Form E Nomor: E133333379740026 tanggal 05 Juni 2013 terdapat keraguan atas tanda tangan yang tertera pada form E dimaksud berbeda dengan “Specimen Signatures of Officials Authorized to Issue Certificate of Origin of thePeople’s Republic of China”dari Zhejiang Entry-Exit Inspection And Quarantine Bureau Of The People’s Republic Of China berbeda dengan yang tertera di Form E. Sehingga atas importasi yang dilakukan tidak dapat diberikan preferensi tarif BM dalam kerangka AC-FTA sesuai Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor: 117/PMK.011/2012 tanggal 10 Juli 2012 tetapi menggunakan tarif yang berlaku umum, sehingga terhadap importasi tersebut ditetapkan berdasarkan tarif MFN (5%);
bahwa menurut Pemohon Banding, importasi Pemohon Banding atas jenis barang Sodium Carboxymethyl Cellulose Pac R, Negara asal China, yang diberitahukan oleh Pemohon Banding dalam PIB Nomor: 237608 tanggal 14 Juni 2013 Pos Tarif 3921.90.9000, sesuai Form E Nomor: E133333379740026 tanggal 05 Juni 2013 yang Pemohon Banding terima dari Hanzhou Hongbo New Materials Co., Ltd, Yushan Zone, Fuyang, Zhejiang Province, China, sudah sesuai dengan Certification yang dikeluarkan oleh Zhejiang Entry-Exit Inspection And Quarantine Bureau Of The People’s Republic Of China;
bahwa ketentuan ACFTA adalah Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 117/PMK.011/2012 tanggal 10 Juli 2012 tentang Penetapan Tarif Bea Masuk Dalam Rangka Asean-China Free Trade Area (ACFTA) juncto Keputusan Presiden RI Nomor: 48 Tahun 2004 tanggal 15 Juni 2004 tentang Pengesahan Framework Agreement on Comprehensive Economic Cooperation Between The Association of South East Asian Nations and The People’s Republic of China dan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2011 tentang Pengesahan Second Protocol To Amend The Agreement On Trade In Goods Of The Framework Agreement On Comprehensive Economic Co-Operation Between The Association Of Southeast Asian Nations And The People’s Republic Of China;
bahwa menurut Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2011 tentang Pengesahan Second Protocol To Amend The Agreement On Trade In Goods Of The Framework Agreement On Comprehensive Economic Co-Operation Between The Association Of Southeast Asian Nations And The People’s Republic Of China, dalam melaksanakan kerjasama ACFTA dimaksud disepakati untuk menggunakan Rule of Origin (ROO) Form E atau Surat Keterangan Asal Barang Form E, yang diatur secara rinci dalam Revised Operational Certification Procedures (OCP) For The Rules Of Origin Of The Asean-China Free Trade Area;
bahwa berdasarkan Appendix 1: Revised Operational Certification Procedures (OCP) For TheRules Of Origin Of The Asean-China Free Trade Area pada Rule 7 dinyatakan “The IssuingAuthorities shall, to the best of their competence and ability, carry out proper examination of each application for the Certificate of Origin (Form E) to ensure that:
  1. The application and the Certificate of Origin (Form E) are duly completed in accordance withthe requirements as defined in the overleaf notes of the Certificate of Origin (Form E), and signed by the authorised signatory;
  2. The origin of the product is in conformity with the Rules of Origin for the ACFTA;
  3. The other statements of the Certificate of Origin (Form E) correspond to supportingdocumentary evidence submitted;
  4. Description, quantity and weight of products, marks and number of packages, number andkinds of packages, as specified, conform to the products to be exported;
  5. Multiple items declared on the same Certificate of Origin (Form E) shall be allowed subject tothe domestic laws, regulations and administrative rules of the importing Party provided eachitem must qualify separately in its own right;
bahwa berdasarkan Annex 3: Operational Certification Procedures (OCP) For The Rules Of Origin Of The Asean-China Free Trade Area pada Rule 3 dinyatakan “Within the meaning of Rule 2 (a),the following shall be considered as wholly produced or obtained in a Party:
  1. Plant and plant products harvested, picked or gathered there;
  2.  Live animals 2 born and raised there;
  3. Product obtained from live animals referred to in paragraph (b) above;
  4. Products obtained from hunting, trapping, fishing, aquaculture, gathering or capturing conducted there;
  5. Minerals and other naturally occurring substances, not included in paragraphs (a) to (d),extracted or taken from its soil, waters, seabed or beneath their seabed;
  6. Products taken from the waters, seabed or beneath the seabed outside the territorial watersof that Party, provided that that Party has the rights to exploit such waters, seabed and beneath the seabed in accordance with international law;
  7. Products of sea fishing and other marine products taken from the high seas by vesselsregistered with a Party or entitled to fly the flag of that Party;
  8. Products processed and/or made on board factory ships registered with a Party or entitled tofly the flag of that Party, exclusively from products referred to in paragraph (g) above;
  9. Articles collected there which can no longer perform their original purpose nor are capable ofbeing restored or repaired and are fit only for disposal or recovery of parts of raw materials, or for recycling purposes; and
  10. Goods obtained or produced in a Party solely from products referred to in paragraphs (a) to (i) above;
bahwa berdasarkan Pasal 1 Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 117/PMK.011/2012, tanggal 10 Juli 2012 dinyatakan “Menetapkan tarif bea masuk atas impor barang dari negara Republik Rakyat China dan negara- negara ASEAN dalam rangka Asean-China Free Trade Area (ACFTA), sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini”;
bahwa berdasarkan Pasal 2 Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 117/PMK.011/2012, tanggal 10 Juli 2012 dinyatakan “Pengenaan bea masuk berdasarkan penetapan tarif bea masuk sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1, dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:
  1. Tarif bea masuk dalam rangka Asean-China Free Trade Area (ACFTA) yang lebih rendah dari tarif bea masuk yang berlaku secara umum, hanya diberlakukan terhadap barang impor yang dilengkapi dengan Surat Keterangan Asal (Form E) yang telah ditandatangani oleh pejabat berwenang di negara-negara bersangkutan;
  2. Importir wajib mencantumkan Nomor referensi Surat Keterangan Asal (Form E) sebagaimana dimaksud pada huruf a dan kode fasilitas dalam rangka Asean-China Free Trade Area (ACFTA), pada pemberitahuan impor barang;
  3. )Lembar asli dari Surat Keterangan Asal (Form E) dalam rangka Asean-China Free TradeArea (ACFTA) sebagaimana dimaksud pada huruf a, wajib disampaikan oleh importir pada saat pengajuan pemberitahuan impor barang sebagaimana dimaksud pada huruf b di Kantor Pabean pada pelabuhan pemasukan;
  4. Dalam hal tarif bea masuk yang berlaku secara umum lebih rendah dari tarif bea masuk dalam rangka Asean-China Free Trade Area (ACFTA) sebagaimana tercantum dalam Lampiran, tarif yang berlaku adalah tarif bea masuk yang berlaku secara umum”;
bahwa berdasarkan Pasal 6 Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 117/PMK.011/2012, tanggal 10 Juli 2012 dinyatakan “Peraturan Menteri Keuangan ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan”;
bahwa Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 117/PMK.011/2012, tanggal 10 Juli 2012 tentang Penetapan Tarif Bea Masuk Dalam Rangka Asean-China Free Trade Area (ACFTA) diundangkan di Jakarta pada tanggal 10 Juli 2012 dengan Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 696;
bahwa bukti/dokumen pendukung Terbanding adalah sebagai berikut:
T.1. Lembar Penelitian dan Penetapan Tarif tanpa nomor dan tanggal;
T.2. Surat Nomor: S-2623/KPU.01/2013 tanggal 26 Juni 2013 perihal Confirmation on Certificate of Origin;
T.3. Formulir Konsultasi;
T.4. Specimen Signatures of Officials Authorized to Issue Certificate of Origin of the People’s Republic ol China tanggal 01 Juli 2012;
T.5. Certificate of Origin-ACFTA (Form E) Nomor: E133333379740026 tanggal 06 Juni 2013;T.6.Surat Nomor: 33000013278 tanggal 26 Juli 2013 perihal Confirmation on Certificate of Origin Form E No. E133333379740026;
bahwa bukti/dokumen pendukung Pemohon Banding adalah sebagai berikut:
P.1. Surat Tugas Nomor: 001/ST/DM/III/2014 tanggal 27 Maret 2013;
P.2.KTP Atas Nama Beny Nomor: 3276022404840010 tanggal 08 Maret 2013;
P.3.Bukti Karyawan Formulir 1721-A1 atas nama Beny tanggal 17 Januari 2014;
P.4.SSPCP tanggal 09 September 2013 sebesar Rp64.910.000,00;
P.5. Bukti Penerimaan Negara Impor Bank Mandiri tanggal 09 September 2013 sebesar Rp64.910.000,00;
P.6. Akta Notaris Nomor 12 tanggal 22 September 2011 yang dibuat oleh Nilda, SH, Notaris di Jakarta;
P.7. Akta Notaris Nomor 158 tanggal 22 Desember 1987 yang dibuat oleh Rachmat Santoso, SH Noatrisdi Jakarta;
P.8. Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia Nomor: 02-3895.HT.01.01-TH.89 tanggal 27 April 1989;
P.9. Akta Notaris Nomor 23 tanggal 24 Februari 2010 yang dibuat oleh Nilda, SH Notaris di Jakarta;
P.10.Pengesahan Akta Notaris Nomor 23 tanggal 24 Februari 2010 oleh Menteri Hukum dan HAM Nomor: AHU-AH.01.10-06038 tanggal 11 Maret 2010;
P.11. Surat Menteri Hukum dan HAM Nomor: AHU-AH.01.10-39770 tanggal 08 Desember 2011 perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar PT Drilinco Maju;
P.12. Pengesahan Akta Notaris Nomor 12 tanggal 22 September 2011 Nomor: AHU-57614.AH.01.02.Tahun 2011 tanggal 24 November 2011;
P.13. Surat Keputusan Terbanding Nomor: KEP-5006/KPU.01/2013 tanggal 22 Agustus 2013;
P.14. Surat Keberatan Nomor: 001/DM/VI/2013 tanggal 27 Juni 2013;
P.15. SPTNP Nomor: SPTNP-010010/NOTUL/KPU-TP/BD.02/2013 tanggal 24 Juni 2013;
P.16. Bukti Penerimaan Negara Impor Bank Mandiri tangal 09 September 2013 sebesar Rp64.910.000,00;
P.17. PIB Nomor: 237608 tanggal 14 Juni 2013 sebesar CIF USD117,000.00;
P.18. Commercial Invoice Nomor: ID/DMJ/1324 tanggal 01 Juni 2013;
P.19. Packing List Nomor: 13HBDMJPL024 tanggal 02 Juni 2013; P.20. Bill of Lading Nomor: KMTCSHA3876775 tanggal 01 Juni 2013;
P.21. Certification tanggal 25 Juni 2013;
P.22. Certificate of Origin-ACFTA (Form E) Nomor: E133333379740026 tanggal 05 Juni 2013;
P.23. Bukti Terima Kiriman Pos Indonesia tanggal 13 Januari 2014;
P.24. Bukti Korespondensi e-mail tanggal 21 Agustus 2013;
bahwa hasil pemeriksaan Majelis atas dokumen impor dan bukti/dokumen pendukung Pemohon Banding dan Terbanding, dapat dikemukakan hal-hal sebagai berikut:
bahwa yang menjadi sengketa dalam banding ini adalah tanda tangan Form E Nomor: E133333379740026 tanggal 05 Juni 2013 diragukan keabsahannya, sehingga ditetapkan oleh Terbanding dengan pembebanan tarif Bea Masuk yang berlaku umum (MFN) sebesar 5%;
bahwa PIB Nomor: 237608 tanggal 14 Juni 2013, Form E Nomor: E133333379740026 tanggal 05 Juni 2013;
bahwa Terbanding menetapkan pembebanan tarif Bea Masuk secara umum (MFN) dan menyatakan tidak mendapat preferensi tarif BM dalam skema AC-FTA karena Form E Nomor: E133333379740026 tanggal 05 Juni 2013 terdapat keraguan atas tanda tangan yang tertera pada form E dibandingkan dengan “Specimen Signatures of Officials Authorized to issue Certificate of Origin of the People’s Republic of China;
bahwa Zhejiang Entry-Exit Inspection & Quarantine Bureau of The People Republic of China dengan surat Nomor: 33000013278 tanggal 26 Juli 2013 telah mengirimkan hasil konfirmasi atas surat Terbanding Nomor: S-2623/KPU.01/2013 tanggal 26 Juni 2013, dan menyatakan bahwa Form E Nomor: E133333379740026 tanggal 05 Juni 2013 tersebut adalah sah dan benar yang ditandatangani oleh Yang Zhouyan;
bahwa berdasarkan uraian tersebut di atas, Majelis berpendapat bahwa barang impor Sodium Carboxymethyl Cellulose Pac R, negara asal China, yang diberitahukan oleh Pemohon Banding dengan PIB Nomor: 237608 tanggal 14 Juni 2013, Klasifikasi Pos 1 PIB Pos Tarif 3912.31.00.00mendapat preferensi tarif skema AC-FTA dengan Pembebanan tarif Bea Masuk sebesar 0%;
MENIMBANG
berdasarkan pertimbangan tersebut di atas, Majelis berpendapat bahwa atas barang impor berupa Sodium Carboxymethyl Cellulose Pac R, Negara asal China, Klasifikasi Pos 1 PIB Pos Tarif 3912.31.00.00, yang diberitahukan oleh Pemohon Banding dengan PIB Nomor: 237608 tanggal 14 Juni 2013 mendapat preferensi tarif skema AC-FTA dengan pembebanan tarif Bea Masuk sebesar 0%. Oleh karenanya, Majelis berkesimpulan mengabulkan seluruhnya permohonan banding Pemohon Banding, dan menetapkan pembebanan tarif Bea Masuk atas barang impor berupa Sodium Carboxymethyl Cellulose Pac R, Negara asal China, Klasifikasi Pos 1 PIB Pos Tarif 3912.31.00.00, sebesar 0% dengan mendapat preferensi tarif skema AC- FTA;
MENGINGAT
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak, Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 Tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 dan peraturan perundang-undangan lainnya yang terkait;
MEMUTUSKAN
Menyatakan mengabulkan seluruhnya permohonan banding Pemohon Banding terhadap Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor: KEP-5006/KPU.01/2013 tanggal 22 Agustus 2013 tentang Penetapan atas Keberatan XXX Terhadap SPTNP Nomor: SPTNP-010010/NOTUL/KPU-TP/BD.02/2013 tanggal 24 Juni 2013, atas XXX, dan menetapkan pembebanan tarif bea masuk atas barang impor berupa Sodium Carboxymethyl Cellulose Pac R, Negara asal China, Klasifikasi Pos 1 PIB Pos Tarif 3912.31.00.00, yang diberitahukan oleh Pemohon Banding dalam PIB Nomor: 237608 tanggal 14 Juni 2013 adalah sebesar 0% dengan mendapat preferensi tarif skema AC-FTA, sehingga bea masuk dan pajak dalam rangka impor yang masih harus dibayar adalah nihil;
Demikian diputus di Jakarta pada hari Selasa tanggal 13 Mei 2014 berdasarkan musyawarah Majelis IX Pengadilan Pajak, dengan susunan Majelis dan Panitera Pengganti sebagai berikut:
Sudirman S., SH, MH sebagai Hakim Ketua,
Drs. Sunarto, MM sebagai Hakim Anggota,
Usman Pasaribu, S.Sos., MH sebagai Hakim Anggota,
Zulfenny E. N. Nerwan sebagai Panitera Pengganti,
Putusan Nomor: Put.54669/PP/M.IXA/19/2014 diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum pada hari Selasa tanggal 26 Agustus 2014 oleh Hakim Ketua dengan susunan Majelis Hakim berdasarkan Keputusan Ketua Pengadilan Pajak Nomor: KEP-010/PP/2014 tanggal 18 Agustus 2014 dan Panitera Pengganti, sebagai berikut:
Sudirman S., SH, MH sebagai Hakim Ketua,
Drs. Sunarto, MM sebagai Hakim Anggota,
Drs. Surendro Suprijadi, MM sebagai Hakim Anggota,
Zulfenny E. N. Nerwan sebagai Panitera Pengganti,

Tinggalkan komentar

Hubungi Kami :

Jika ada pertanyaan tentang pajak , silahkan :

Email ke :

info@indonesiantax.com

Whatsapp : 0852 8009 6200