Keputusan Pengadilan Pajak Nomor : Put-60126/PP/M.IXB/19/2015

Tinggalkan komentar

30 Mei 2017 oleh babikurus

Keputusan Pengadilan Pajak

RISALAH

Putusan Pengadilan Pajak Nomor: Put-60126/PP/M.IXB/19/2015

JENIS PAJAK
Bea & Cukai

TAHUN PAJAK
2013

POKOK SENGKETA

bahwa yang menjadi pokok sengketa adalah pengajuan banding terhadap penetapan pembebanan tarif bea masuk atas impor Sport Goods (29 jenis barang sesuai lembar lanjutan PIB), Negara asal China, yang diberitahukan oleh Pemohon Banding dalam Pemberitahuan Impor Barang (PIB) Nomor: 365970 tanggal 12 September 2013 dengan pembebanan tarif bea masuk AC-FTA sebesar 0% (AC-FTA), dan ditetapkan oleh Terbanding menjadi 15%;

Menurut Terbanding
:
bahwa sesuai keputusan keberatan Nomor: KEP-8442/KPU.01/2013 tanggal 19 Desember 2013, Terbanding pada pokoknya mengemukakan bahwa atas importasi dengan PIB nomor 3659701 tanggal 12 September 2013 atas nama Pemohon Banding tidak dapat diberikan penetapan tarif preferensi bea masuk dalam rangka skema AC-FTA dengan alasan uraian jenis barang pada SKAForm E yang dilampirkan tidak merinci secara jelas sebagaimana tercantum pada Invoice dan atas importasinya dikenakan tarif bea masuk yang berlaku secara umum (MFN);
Menurut Pemohon
:
bahwa Pemohon Banding tidak setuju dengan penetapan Terbanding dalam keputusan keberatan Nomor: KEP-8442/KPU.01/2013 tanggal 19 Desember 2013 dan pada pokoknya mengemukakan bahwa pembebanan BM 0% (ACFTA) yang tercantum di dalam PIB nomor 365970 tanggal 12 September 2013, menurut hemat Pemohon Banding sudah benar karena telah memenuhi syarat yang ditetapkan PMK RI No. 117/MK.011/2012;
Menurut Majelis
:
bahwa yang menjadi pokok sengketa adalah penetapan Terbanding sesuai keputusan keberatan Nomor: KEP-8442/KPU.01/2013 tanggal 19 Desember 2013 dimana atas importasi Pemohon Banding dengan PIB Nomor: 365970 tanggal 12September 2013 ditetapkan tidak mendapatkan tarif preferensi dalam rangka skema AC-FTA dan dikenakan pembebanan tarif bea masuk yang berlaku umum (MFN) dikarenakan uraian jenis barang pada SKA Form E yang dilampirkan tidak merinci secara jelas sebagaimana tercantum pada Invoice;

bahwa Pemohon Banding tidak setuju dengan penetapan Terbanding dalam keputusan keberatan Nomor: KEP-8442/KPU.01/2013 tanggal 19 Desember 2013 dan pada pokoknya mengemukakan alasan bahwa pembebanan BM 0% (ACFTA) yang tercantum di dalam PIB nomor 365970 tanggal 12 September 2013, menurut hemat Pemohon Banding sudah benar karena telah memenuhi syarat yang ditetapkan PMK RI No. 117/MK.011/2012;

bahwa atas keraguan Terbanding terhadap Form E Nomor: E133211022230005 tanggal 19 Agustus 2013, Terbanding telah melakukan retroactive check (konfirmasi) kepada Jiangsu Entry-Exit Inspection and Quarantine Bureau of The People’s Republic of China dengan surat nomor: S-5501/KPU.01/2013 tanggal 14 November 2013 perihal Confirmation on Certificate of Origin;

bahwa Jiangsu Entry-Exit Inspection and Quarantine Bureau of The People’s Republic of Chinadengan surat nomor JS14034 tanggal 22 April 2014 mengirimkan hasil konfirmasi kepada Terbanding atas surat Terbanding Nomor: S-5501/KPU.01/2013 tanggal 14 November 2013, dan menyatakan hal-hal sebagai berikut:

bahwa Form E Nomor: E133211022230005 tanggal 19 Agustus 2013 diterbitkan oleh JiangsuEntry-Exit Inspection and Quarantine Bureau of The People’s Republic of China serta tanda tangan dan stempel sesuai dengan ketentuan dalam OCP;- produk-produk yang diuraikan dalam Form Eseluruhnya diproduksi di China dan bahan baku yang digunakan semua berasal dari China, dengan demikian produk-produk tersebut memenuhi ketentuan Rule 3 ROO ACFTA dan memenuhi syaratChinese Origin;
bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 117/PMK.011/2012 tanggal 10 Juli 2012 antara lain disebutkan bahwa:

Pasal 1
(1) Menetapkan tarif bea masuk atas impor barang dari negara Republik Rakyat China dan negara-negara ASEAN dalam rangka ASEAN-China Free Trade Area (ACFTA), sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

Pasal 2
(1) Pengenaan bea masuk berdasarkan penetapan tarif bea masuk sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1, dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:
Tarif bea masuk dalam rangka ASEAN-China Free Trade Area (AC-FTA) yang lebih rendah dari tarif bea masuk yang berlaku secara umum, hanya diberlakukan terhadap barang impor yang dilengkapi dengan Surat Keterangan Asal (Form E) yang telah ditandatangani oleh pejabat berwenang di negara-negarabersangkutan;
lmportir wajib mencantumkan nomor referensi Surat Keterangan Asal (Form E) sebagaimana dimaksud pada huruf a dan kode fasilitas dalam rangka ASEAN-China Free Trade Area (ACFTA) pada pemberitahuan impor barang;
Lembar asli dari Surat Keterangan Asal (Form E) dalam rangka ASEAN-China Free Trade Area (ACFTA) sebagaimana dimaksud pada huruf a, wajib disampaikan oleh importir pada saat pengajuan pemberitahuan impor barang sebagaimana dimaksud pada huruf b di Kantor Pabean pada pelabuhan pemasukan; dan
Dalam hal tarif bea masuk yang berlaku secara umum lebih rendah dari tarif bea masuk dalam rangka ASEAN-China Free Trade Area (AC-FTA) sebagaimana tercantum dalam Lampiran, tarif yang berlaku adalah tarif bea masuk yang berlaku secara umum;
bahwa menurut Majelis karena barang impor telah dilengkapi persyaratan preferensi tarif AC-FTA berupa Surat Keterangan Asal (SKA) Form E yang menjelaskan identitas barangnya, telah dicap/stempel, telah ditandatangani oleh Pejabat berwenang China, dan telah dikeluarkan dari Negara China serta berdasarkan surat konfirmasi dari Jiangsu Entry-Exit Inspection and Quarantine Bureau of The People’s Republic of China bahwa Form E Nomor: E133211022230005 tanggal 19 Agustus 2013 adalah sah dan benar, oleh karenanya Majelis berpendapat bahwa Form Etersebut adalah sah dan mempunyai hak untuk mendapat preferensi tarif bea masuk AC-FTA;

bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 117/PMK.011/2012 tanggal 10 Juli 2012 tentang Penetapan Tarif Bea Masuk Dalam Rangka ASEAN-China Free Trade Area (AC-FTA), apabila barang impor telah dilindungi/dilengkapi dengan SKA (Form E) yang ditandatangani oleh Pejabat Berwenang dan disampaikan kepada Terbanding bersamaan dengan disampaikannya PIB diberikan tarif Bea Masuk sesuai dengan Tarif Bea Masuk AC-FTA;

MENIMBANG
bahwa berdasarkan uraian di atas, penjelasan Pemohon Banding dan Terbanding dalam persidangan dan data yang ada dalam berkas banding, Majelis berkesimpulan bahwa barang impor berupa Sport Goods (29 jenis barang sesuai lembar lanjutan PIB) yang diberitahukan dalam PIB Nomor: 365970 tanggal 12 September 2013 mendapat preferensi tarif dalam rangka skema ASEAN-China Free Trade Area (AC- FTA) sehingga pembebanan tarif bea masuk menjadi 0%, oleh karenanya permohonan banding Pemohon Banding dikabulkan seluruhnya dan penetapan Terbanding dalam Keputusan Nomor: KEP-8442/KPU.01/2013 tanggal 19 Desember 2013 dibatalkan, sehingga tagihannya menjadi nihil;

MENGINGAT
Undang-undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak
Undang-undang Nomor 10 Tahun 1995 Tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan;
Undang-undang Nomor 17 Tahun 2006 dan peraturan perundang-undangan lainnya yang terkait;

MEMUTUSKAN
Mengabulkan seluruhnya permohonan banding Pemohon Banding terhadap keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor: KEP-8442/KPU.01/2013 tanggal 19 Desember 2013 tentang Penetapan atas Keberatan terhadap SPTNP Nomor: SPTNP-016569/NOTUL/KPU-TP/BD.02/2013 tanggal 03 Oktober 2013, atas nama: XXX, dan menetapkan atas impor Sport Goods (29 jenis barang sesuai lembar lanjutan PIB), sesuai PIB Nomor: 365970 tanggal 12 September 2013, dikenakan pembebanan tarif bea masuk 0% (AC-FTA), sehingga bea masuk dan pajak dalam rangka impor yang masih harus dibayar nihil;
Demikian diputus di Jakarta pada hari Kamis tanggal 30 Oktober 2014 berdasarkan musyawarah Majelis IXB Pengadilan Pajak, dengan susunan Majelis dan Panitera Pengganti sebagai berikut:
Drs. Sunarto, M.M. sebagai Hakim Ketua,
Sudirman S., S.H., M.H. sebagai Hakim Anggota,
Drs. Surendro Suprijadi M.M. sebagai Hakim Anggota,
Asep Komara, S.E. sebagai Panitera Pengganti,

dan diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum pada hari Kamis tanggal 12 Maret 2015 oleh Hakim Ketua Majelis IXB dengan dihadiri oleh Hakim Anggota, Panitera Pengganti, dan Pemohon Banding, dan tidak dihadiri oleh Terbanding.

http://www.pengadilanpajak.com

Tinggalkan komentar

Hubungi Kami :

Jika ada pertanyaan tentang pajak , silahkan :

Email ke :

info@indonesiantax.com

Whatsapp : 0852 8009 6200